Market Update

Awal Pekan Happy, IHSG Dibuka Menguat 0,13 Persen

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (11/9) indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,13 persen ke level 6933,75 dari level 6924,78 pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 317 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 24 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp204 miliar.

Kemudian, tercatat terdapat 87 saham terkoreksi, sebanyak 181 saham menguat dan sebanyak 273 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat bahwa IHSG secara teknikal diprediksi akan bergerak mixed dengan level support 6.880 dan level resistance 6.990.

“Pada perdagangan Jumat kemarin (8/9) IHSG ditutup melemah sebesar 0,43 persen atau turun 30,02 poin di level 6.924,78. IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range 6.880–6.990,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 11 September 2023.

Ratih menjelaskan, sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, Bank Indonesia (BI) yang melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) meningkat menjadi sebesar 125,2 pada Agustus 2023, lebih tinggi dibanding periode bulan sebelumnya yang tercatat di level 123,5.

“Adapun, Indeks Ekonomi Saat ini (IKE) tercatat sebesar 115,5 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 135,” imbuhnya.

Baca juga: Kinerja Emiten dari 3 Sektor Ini Paling Moncer di Semester I 2023

Sedangkan dari mancanegara, tingkat inflasi di China pada Agustus 2023 tercatat sebesar 0,1 persen yoy, lebih tinggi dibanding periode bulan sebelumnya yang mencatatkan deflasi minus 0,3 persen yoy, dalam periode bulanan inflasi China tercatat 0,3 persen mom, lebih tinggi dibanding periode bulan sebelumnya yang tercatat 0,2 persen mom.

Sementara itu, tingkat pengangguran Malaysia pada Juli 2023 tercatat di level 3,4 persen sama dengan periode sebelumnya, yaitu pada level 3,4 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

PLN Catat Pertumbuhan SPKLU Sepanjang 44 Persen di 2025

Poin Penting PLN mencatat pertumbuhan SPKLU 44 persen sepanjang 2025, dengan total 4.655 unit yang… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora Lewat Mandiri Sahabatku 2026

Poin Penting Bank Mandiri mengakselerasi ekonomi kerakyatan PMI & diaspora melalui Mandiri Sahabatku 2026 yang… Read More

8 hours ago

Prabowo Sebut Kampung Haji di Makkah jadi Kehormatan bagi Indonesia

Poin Penting Prabowo menegaskan pembangunan Kampung Haji di Makkah merupakan kehormatan besar bagi Indonesia, karena… Read More

9 hours ago

BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 4,73 persen sepanjang periode 2-6 Februari 2026 dan ditutup di level… Read More

12 hours ago

Genjot Pertumbuhan Bisnis, Indospring (INDS) Perluas Ekspor ke Timur Tengah

Poin Penting Indospring membidik kawasan tersebut karena karakteristik pasar, khususnya dominasi truk Jepang, dinilai serupa… Read More

12 hours ago

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More

14 hours ago