Market Update

Awal Pekan Cerah, IHSG Dibuka Hijau pada Level 8.678

Poin Penting

  • IHSG naik 0,53 persen ke level 8.678,30 dengan 385 saham menguat dan total transaksi mencapai Rp482,24 miliar pada awal perdagangan 8 Desember.
  • Prediksi teknikal menunjukkan IHSG bergerak di rentang 8.600–8.700, ditopang inflow asing Rp2,48 triliun sepekan dan kenaikan cadangan devisa BI menjadi USD150,1 miliar.
  • Wall Street ditutup positif menjelang FOMC yang berpotensi memangkas suku bunga, sementara Jepang mencatat kontraksi ekonomi kuartal III 2025 sehingga menekan indeks Nikkei.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik pada level 8.678,30 dari posisi 8.632,76 atau menguat 0,53 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (8/12).

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 1,28 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 77 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp482,24 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 82 saham terkoreksi, 385 saham menguat dan 204 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Berikut Katalis Pendorongnya

Sebelumnya, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, melihat IHSG secara teknikal pada hari ini diprediksi akan bergerak positif di level 8.600-8.700.

“Pada perdagangan kemarin, Jumat 5 Desember 2025 IHSG ditutup melemah 0,09 persen atau turun 7,43 poin ke level 8.632. IHSG hari ini diprediksi positif dalam kisaran 8.600-8.700,” ucap Ratih dalam risetnya di Jakarta, 8 Desember 2025.

Ia melihat pergerakan IHSG hari ini bakal dipengaruhi oleh sentimen dari dalam negeri. Salah satunya adalah IHSG yang melemah terbatas di akhir pekan. Namun, jika diakumulasi dalam sepakan apresiasi IHSG mencapai 1,46 persen dengan inflow investor asing sebesar Rp2,48 triliun (5/12). 

Selanjutnya, Bank Indonesia (BI) melaporkan Cadangan Devisa (Cadev) pada November 2025 mencapai USD150,1 miliar atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar USD149,9 miliar. 

Kenaikan Cadev ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa, serta pinjaman luar negeri pemerintah.

Baca juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Naik 1,46 Persen, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.844 Triliun

Sentimen Global

Adapun dari mancanegara, Bursa Wall Street ditutup positif terbatas. Indeks Nasdaq naik 0,31 persen dan Dow Jones menguat 0,22 persen (5/12).

Pekan ini pelaku pasar menanti FOMC The Fed yang berpotensi memangkas suku bunga 25 bps menjadi 3,5-3,75 persen. 

Sedangkan dari Asia, ekonomi Jepang (PDB) pada kuartal III 2025 terkontraksi lebih dalam dari perkiraan, dengan PDB annualized minus 2,3 persen dari estimasi awal minus 1,8 persen, serta dibandingkan kuartal sebelumnya positif 2,1 persen. Ini untuk pertama kalinya sejak kuartal I 2024 Jepang mengalami kontraksi ekonomi.

Sementara, Indeks Nikkei 225 secara intraday dibuka melemah terbatas setelah rilis PDB tersebut (8/12). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,26 Persen ke Level 8.132, Transaksi Tembus Rp11,9 Triliun

Poin Penting IHSG sesi I ditutup menguat 1,26 persen ke level 8.132,75 pada perdagangan Selasa… Read More

4 mins ago

Bansos BPNT-PKH Februari 2026 Cair, Ini Besaran dan Cara Cek Penerima

Poin Penting BPNT dan PKH tahap I 2026 cair Februari untuk sekitar 18 juta KPM.… Read More

16 mins ago

KPR BTN Tumbuh Double Digit, KPP dan BSN jadi Penopang Ekspansi 2025

Poin Penting KPR BTN tumbuh double digit sepanjang 2025, dengan KPR Subsidi naik 10% yoy… Read More

1 hour ago

UOB Indonesia dan Ruangguru Gelar Literasi Keuangan dan Coding

Program UOB My Digital Space merupakan bagian dari inisiatif regional yang bertujuan mengentas kesenjangan digital… Read More

2 hours ago

Reformasi Pasar Modal

Oleh Paul Sutaryono INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas 8 persen berturut-turut pada Rabu,… Read More

2 hours ago

Setelah MSCI, Kini Giliran FTSE Russell Tunda Review Indeks Saham RI

Poin Penting FTSE Russell tunda review indeks Indonesia periode Maret 2026 di tengah proses reformasi… Read More

2 hours ago