Market Update

Awal Desember, IHSG Dibuka Semringah ke Level 8.548

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat 0,47 persen ke 8.548,98, dengan total nilai transaksi Rp649,20 miliar dan 303 saham tercatat menguat.
  • CGS International Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak variatif namun cenderung naik, dengan support 8.445–8.380 dan resistance 8.570–8.635.
  • Sentimen positif datang dari kenaikan Wall Street dan komoditas mineral, sementara aksi jual asing masih jadi tekanan; CGS merekomendasikan saham MAPA, ISAT, EXCL, SMGR, NCKL, dan BUMI.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (1/12) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik ke level 8.548,98 dari level 8.508,70 atau menguat 0,47 persen. 

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 786,32 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 72 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp649,20 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 107 saham terkoreksi, 303 saham menguat, dan 253 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini Jadi Pendorong Penguatan IHSG Sepekan

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal berpeluang mengalami gerak yang variatif, namun cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.445-8.380 dan resistance 8.570-8.635,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 1 Desember 2025.

Lebih lanjut, manajemen CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan kenaikan harga komoditas mineral logam seperti emas, timah, dan tembaga diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. 

Di sisi lain, masih berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.

Baca juga: Begini Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan saham hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL).

Ada juga saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

6 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

7 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

9 hours ago