Jaga Momentum Ekonomi Awal Tahun, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri. (Foto: Dok. Mandiri)
Poin Penting
Jakarta – Memasuki 2026, fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi solid. Aktivitas manufaktur kembali menggeliat pada penghujung 2025, tecermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) yang berada di fase ekspansi selama lima bulan berturut-turut.
Sejalan dengan momentum tersebut, Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah terus memperkuat kontribusinya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan kolaborasi lintas sektor berbasis digital, salah satunya lewat layanan unggulan Kopra by Mandiri.
Baca juga: Bank Mandiri Perkenalkan Kredit Agunan Deposito Digital Melalui Kopra by Mandiri
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan perusahaan secara berkelanjutan mengembangkan ekosistem Kopra untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi wholesale di tengah dinamika dan percepatan aktivitas ekonomi.
Kopra by Mandiri menghadirkan solusi end-to-end yang mampu menjawab kebutuhan bisnis secara cepat dan tepat.
“Bank Mandiri terus memperkuat transformasi digital melalui Kopra by Mandiri guna mendorong kolaborasi lintas sektor, meningkatkan efisiensi layanan wholesale, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar dia, dalam keterangannya, Selasa, 27 Januari 2026.
Baca juga: Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Kopra by Mandiri menghadirkan akselerasi layanan perbankan digital melalui tiga fitur unggulan, yakni Cash Management, Value Chain, dan Trade yang terintegrasi dalam satu akses melalii sistem Single Sign-On.
Solusi tersebut memungkinkan pelaku usaha mengelola arus kas, pembiayaan rantai pasok, dan transaksi bisnis secara lebih efisien, sehingga memperkuat efektivitas operasional dan daya saing perusahaan.
Seiring dinamika kebutuhan nasabah, Kopra by Mandiri secara konsisten mengembangkan fitur dan layanan melalui inovasi berkelanjutan untuk mendukung kelancaran operasional, pengelolaan likuiditas, dan pengambilan keputusan bisnis.
Di sektor perdagangan internasional, Kopra by Mandiri menyediakan solusi terintegrasi untuk penempatan dan pengelolaan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) agar lebih optimal.
Di sisi lain, Bank Mandiri juga menawarkan layanan Kredit Agunan Deposito (KAD) Kopra, yang memungkinkan nasabah mengajukan pinjaman dengan menjaminkan deposito yang dimiliki.
Baca juga: Invoice Cair Lebih Cepat, Bank Mandiri Andalkan Kopra untuk Supplier
Selain melayani korporasi besar, Kopra by Mandiri turut mendukung pertumbuhan pelaku usaha dalam rantai nilai korporasi.
Berbagai fitur, seperti electronic invoice presentment & payment (EIPP), pembayaran pajak, hingga tagihan, dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akurasi pengelolaan transaksi.
Melalui berbagai pengembangan tersebut, Kopra by Mandiri mencatatkan kinerja positif.
Hingga akhir November 2025, nilai transaksi Kopra by Mandiri mencapai Rp26.634 triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan, dengan volume transaksi 1,36 miliar atau naik 14 persen.
Jumlah pengguna Kopra juga terus meningkat dan telah menembus lebih dari 300 ribu pengguna.
Baca juga: Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026
Riduan menambahkan, ke depan perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta berkontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
“Melalui penguatan Kopra by Mandiri, Bank Mandiri optimistis sinergi lintas sektor yang terbangun dapat menjadi katalis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” pungkas dia. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BSI mengubah Anggaran Dasar sesuai UU BUMN dan kini secara administratif bernama PT… Read More
Poin Penting Terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI dinilai pasar cenderung netral hingga positif… Read More
Poin Penting Makmur menargetkan 2 juta investor hingga akhir 2026, dari posisi saat ini sekitar… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia menggandeng AllianzGI Indonesia sebagai Manajer Investasi untuk mengelola sejumlah portofolio investasi,… Read More
Poin Penting Zurich Life meluncurkan Zurich Critical Care, produk asuransi penyakit kritis yang memberikan perlindungan… Read More
Poin Penting OJK mencatat 1.399 unit ATM tutup, sehingga total mesin ATM, CDM, dan CRM… Read More