Perbankan

Awal 2026, Bank Mandiri Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Poin Penting

  • Bank Mandiri memperkuat kolaborasi lintas sektor lewat layanan digital Kopra by Mandiri.
  • Kopra by Mandiri menyediakan solusi perbankan wholesale terintegrasi untuk efisiensi bisnis.
  • Transaksi Kopra tumbuh 22%, menembus Rp26.634 triliun hingga November 2025.

Jakarta – Memasuki 2026, fundamental ekonomi Indonesia berada dalam kondisi solid. Aktivitas manufaktur kembali menggeliat pada penghujung 2025, tecermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) yang berada di fase ekspansi selama lima bulan berturut-turut.

Sejalan dengan momentum tersebut, Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah terus memperkuat kontribusinya dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan kolaborasi lintas sektor berbasis digital, salah satunya lewat layanan unggulan Kopra by Mandiri.

Baca juga: Bank Mandiri Perkenalkan Kredit Agunan Deposito Digital Melalui Kopra by Mandiri

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan perusahaan secara berkelanjutan mengembangkan ekosistem Kopra untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi wholesale di tengah dinamika dan percepatan aktivitas ekonomi.

Kopra by Mandiri menghadirkan solusi end-to-end yang mampu menjawab kebutuhan bisnis secara cepat dan tepat.

“Bank Mandiri terus memperkuat transformasi digital melalui Kopra by Mandiri guna mendorong kolaborasi lintas sektor, meningkatkan efisiensi layanan wholesale, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,” ujar dia, dalam keterangannya, Selasa, 27 Januari 2026.

Baca juga: Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Kopra by Mandiri menghadirkan akselerasi layanan perbankan digital melalui tiga fitur unggulan, yakni Cash Management, Value Chain, dan Trade yang terintegrasi dalam satu akses melalii sistem Single Sign-On.

Solusi tersebut memungkinkan pelaku usaha mengelola arus kas, pembiayaan rantai pasok, dan transaksi bisnis secara lebih efisien, sehingga memperkuat efektivitas operasional dan daya saing perusahaan.

Seiring dinamika kebutuhan nasabah, Kopra by Mandiri secara konsisten mengembangkan fitur dan layanan melalui inovasi berkelanjutan untuk mendukung kelancaran operasional, pengelolaan likuiditas, dan pengambilan keputusan bisnis.

Dukung Perdagangan Internasional dan Rantai Nilai

Di sektor perdagangan internasional, Kopra by Mandiri menyediakan solusi terintegrasi untuk penempatan dan pengelolaan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) agar lebih optimal.

Di sisi lain, Bank Mandiri juga menawarkan layanan Kredit Agunan Deposito (KAD) Kopra, yang memungkinkan nasabah mengajukan pinjaman dengan menjaminkan deposito yang dimiliki.

Baca juga: Invoice Cair Lebih Cepat, Bank Mandiri Andalkan Kopra untuk Supplier

Selain melayani korporasi besar, Kopra by Mandiri turut mendukung pertumbuhan pelaku usaha dalam rantai nilai korporasi.

Berbagai fitur, seperti electronic invoice presentment & payment (EIPP), pembayaran pajak, hingga tagihan, dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akurasi pengelolaan transaksi.

Transaksi Kopra Tumbuh 22 Persen

Melalui berbagai pengembangan tersebut, Kopra by Mandiri mencatatkan kinerja positif.

Hingga akhir November 2025, nilai transaksi Kopra by Mandiri mencapai Rp26.634 triliun, tumbuh 22 persen secara tahunan, dengan volume transaksi 1,36 miliar atau naik 14 persen.

Jumlah pengguna Kopra juga terus meningkat dan telah menembus lebih dari 300 ribu pengguna.

Baca juga: Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Riduan menambahkan, ke depan perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta berkontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

“Melalui penguatan Kopra by Mandiri, Bank Mandiri optimistis sinergi lintas sektor yang terbangun dapat menjadi katalis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” pungkas dia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

KB Bank Andalkan Corporate Banking jadi Motor Pertumbuhan Bisnis

Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More

8 hours ago

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

14 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

14 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

14 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

14 hours ago