Ia mengungkapkan, dari pengaduan tersebut lebih disebabkan oleh kesalahan transfer, sistem down, kesalahan pendebitan. Di mana pada kesalahan transfer berada di posisi terbanyak dalam pengaduan.
Baca juga: 5 Tips Aman Internetan dari ‘Putri Keamanan’ Google
Tutik menerangkan, dalam kemajuan teknologi di era milenial saat ini, sebuah teknologi juga dapat menjadikan brand sebuah produk menjadi baik maupun sebaliknya saling menjatuhkan.
“Teknologi berpotensi meningkatkan risiko oprasional perbankan yang ada, dan pada akhirnya akan mengarah pada risiko reputasi brand tersebut,” ucap perempuan yang akrab dipanggil Titu ini. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting LPDP masih menghitung total dana beasiswa yang harus dikembalikan alumni AP, termasuk pokok… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More
Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More
Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More