News Update

Awal 2017, OJK Terima 1.305 Laporan Kerugian Nasabah

Ia mengungkapkan, dari pengaduan tersebut lebih disebabkan oleh kesalahan transfer, sistem down, kesalahan pendebitan. Di mana pada kesalahan transfer berada di posisi terbanyak dalam pengaduan.

Baca juga: 5 Tips Aman Internetan dari ‘Putri Keamanan’ Google

Tutik menerangkan, dalam kemajuan teknologi di era milenial saat ini, sebuah teknologi juga dapat menjadikan brand sebuah produk menjadi baik maupun sebaliknya saling menjatuhkan.

“Teknologi berpotensi meningkatkan risiko oprasional perbankan yang ada, dan pada akhirnya akan mengarah pada risiko reputasi brand tersebut,” ucap perempuan yang akrab dipanggil Titu ini. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa AP

Poin Penting LPDP masih menghitung total dana beasiswa yang harus dikembalikan alumni AP, termasuk pokok… Read More

1 hour ago

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

2 hours ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

2 hours ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

3 hours ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

3 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

4 hours ago