Keuangan

Avrist Warrior Woman Dorong Pemberdayaan Perempuan

Jakarta – Potensi ekonomi dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia sangat besar, oleh karena itu pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya bagi perempuan tentu sangat penting. Dalam mendorong hal tersebut, PT Avrist Assurance (Avrist) meluncurkan program Avrist Warrior Woman.

Presiden Direktur Avrist, Anna Leonita menjelaskan, program pemberdayaan perempuan ini berfokus pada pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan usaha mikro, sehingga para penerima manfaat dapat menjadi perempuan mandiri secara finansial dan berkontribusi terhadap kesejahteraan keluarga.

“Kami memiliki visi dimana Avrist Woman dapat membangun jaringan sosial kuat dan turut menyumbang pada gerakan nasional dengan menjembatani munculnya pemimpin perempuan yang dapat berkontribusi bagi kesejahteraan keluarga dan pembangunan perekonomian Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 5 September 2019.

Bekerja sama dengan Yayasan Visi Maha Karya dan International Women’s Federation of Commerce and Industry Indonesia (IWFCI), Avrist akan menyeleksi 20 perempuan penyandang tunadaksa, dan anak yatim piatu, yang nantinya akan menerima hibah sebesar Rp80 juta untuk menjadi wirausaha.

“Kurikulum lokakarya tang tepat telah kami susun bersama mentor dan tenaga pengajar terpilih, dengan fokus pada akuntansi dasar, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi. Selain itu, peserta penerima manfaat juga akan menerima penyuluhan mengenai kesetaraan perempuan, anti kekerasan, pemberdayaan perempuan, sanitasi, dan parenting,” tambah Sekretaris Jendral IWFCI Indonesia, Marisa Ardani.

Dari seluruh total modal, nantinya peserta terpilih akan mendapat suntikan dana masing-masing Rp4 juta. Di samping itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan selama tiga bulan. Sebelum akhirnya terpilih menjadi satu dari 20 orang dengan ide usaha terbaik, peserta diharuskan mempresentasikan rencana usahanya kepada mentor dan pembinanya.

“Kami mengambil peran sebagai fasilitator dalam merancang program CSR berupa pelatihan kewirausahaan dan perancangan skema pemberian modal hibah kepada peserta,” tutup Marisa. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

9 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

9 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

12 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

12 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

12 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

12 hours ago