Keuangan

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting

  • Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
  • Target pertumbuhan dua digit pada 2026, usai premi 2025 tumbuh 14%.
  • Kendaraan bermotor dan properti jadi andalan, marine cargo mulai tumbuh.

Jakarta – PT Avrist General Insurance secara resmi merelokasi kantor pusatnya ke Wisma 46–Kota BNI, Lantai 31, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Januari 2026.

Peresmian kantor baru tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah persaingan industri asuransi umum yang semakin ketat.

Direktur Avrist General Insurance, Ian Ferdinan Natapradja, menyampaikan relokasi kantor pusat menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mengawali tahun dengan semangat dan lingkungan kerja yang baru.

“Jadi ya bisa dicatakan, untuk mendorong pertumbuhan bisnis kita, ini adalah saat yang tepat ya, untuk kita masuk ke pertumbuhan baru, jadi environment baru, semangat baru, spirit baru,” kata Ian kepada jurnalis di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca juga: Avrist Gandeng Bank Muamalat Luncurkan Reksa Dana Syariah

Ian menjelaskan pemindahan kantor pusat ke Wisma BNI 46 didorong oleh kondisi gedung yang relatif baru, fasilitas lengkap dan memadai, serta lokasi strategis yang dekat dengan berbagai moda transportasi umum.

Optimistis Tumbuh Double Digit

Dengan semangat baru tersebut, Avrist optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan kinerja double digit hingga akhir 2026.

Pada tahun sebelumnya, perusahaan berhasil membukukan pertumbuhan premi bruto (gross premium) sebesar 14 persen secara unaudited.

“Jadi 2025 itu dari segi pertumbuhan kita double digit ya. Gross premium, 14 persen tapi ini masih unaudited. Kita baru tutup kemarin ya. Lalu juga profit kita signifikan pertumbuhannya dari tahun lalu (2024), itu ada beberapa klaim yang cukup besar. Tapi di 2025 itu sudah sangat jauh membaik kita sudah profit,” imbuhnya.

Baca juga: Tambah 11 Kantor, Avrist Assurance Tegaskan Pentingnya Penjualan Fisik

Adapun, segmen produk utama yang menopang kinerja Avrist masih didominasi oleh produk kendaraan bermotor dan properti. Sementara itu, produk marine cargo mulai menunjukkan kinerja yang positif dengan porsi sekitar 10 persen.

“Ya untuk yang sektor-sektor kita banyak main nanti di retail, jadi ya retail istilahnya kayak rumah tempat tinggal, itu kan kebutuhan soalnya kan, rumah tempat tinggal, yang komersial itu perkantoran, juga hotel itu kita masuk ke sana,” katanya lagi.

“Untuk kendaraan bermotor. Jadi selain kendaraan yang roda empat biasa juga. Ya kita masuk ke kendaraan company. Sifatnya fleet gitu misalnya mereka punya armada. Ya kita masuk ke situ. Kalau mungkin kalau kita hanya mengandalkan mobil baru itu cukup challenging,” bebernya.

Pengembangan Produk dan Kanal Distribusi

Ke depan, Avrist berkomitmen melanjutkan kinerja positif dengan mengandalkan produk utama, pengembangan produk baru, dan perluasan kanal distribusi melalui institusi keuangan.

“Kita berharap one day kita bisa leading as a leader yang generasi insuransi kita basic-nya bukan hanya bertumbuh tapi berkembang kalau bertumbuh aja mungkin kan dari existing model kita bertumbuh tapi kita juga berkembang dengan channel yang baru seperti kita di financial institution,” tutupnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

25 mins ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

7 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

11 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

11 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

12 hours ago