Penutupan IHSG
Jakarta – Perusahaan Cat dan Pelapis Dekoratif, PT Avia Avian Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia hari ini, Rabu, 8 Desember 2021 dengan kode saham AVIA.
Dalam penawaran umum perdana saham ini AVIA mendapat dukungan yang kuat dari investor institusi domestik dan asing maupun investor ritel. Berbagai investor ternama dari investor jangka panjang global, sovereign wealth fund, dan institusi domestik, sempat mengalami beberapa kali oversubscription.
Dengan jumlah penawaran sebesar Rp10,951 miliar (US$ 771 juta), pendaftaran ini merupakan IPO terbesar yang pernah ada di Asia untuk sektor cat, IPO kedua terbesar untuk sektor cat secara global, dan IPO ketiga terbesar di Indonesia sejak 2008.
“Penawaran umum perdana saham ini adalah tonggak pencapaian yang penting bagi karyawan, pelanggan, pemasok, dan seluruh mitra Avian Brands. Dukungan luar biasa yang diterima atas IPO ini merupakan realisasi dari visi Bapak Soetikno Tanoko yang mendirikan
Perseroan pada tahun 1978,” kata Wijono Tanoko, Presiden Direktur AVIA.
Dalam IPO ini Perseroan telah menawarkan total 11.775.355.600 saham, yang terdiri dari sekitar 52,7% saham baru dan sekitar 47,3% dari saham yang ditawarkan oleh pemegang saham eksisting. Penerimaan dana bruto
dari penawaran saham baru adalah sebesar Rp5,766 miliar (US$ 400 juta).
Pasca IPO, Keluarga Tanoko akan tetap menjadi pemegang saham mayoritas Perseroan dengan 74,7%
saham.
Adapun dana bersih yang diterima oleh Perseroan melalui IPO ini akan digunakan untuk dapat terus meningkatkan pertumbuhan profitabilitas dari Perseroan dan mempercepat ekspansi bisnis Perseroan di Indonesia, serta untuk pelunasan beberapa utang Perseroan. (*)
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More