Perbankan

ATM Prima Perlu 3 Minggu Pulihkan Jaringan

Jakarta–Di tengah adanya gangguan anomali pada satelit Telkom-1, PT Rintis Sejahtera sebagai pengelola Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Jaringan Prima mengaku ikut terkena dampaknya. Pasalnya, beberapa bank yang bermitra dengan ATM Prima tidak bisa digunakan untuk melakukan transaksi.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan di Jakarta, Rabu 30 Agustus 2017. Menurutnya, butuh waktu sekitar dua sampai tiga minggu agar jaringan ATM Prima pada bank yang bermitra untuk bisa kembali normal 100 persen.

“Saya kira ini butuh dua sampai tiga minggu untuk semua bisa pulih lagi yaa,” ujarnya.

Namun demikian, dia menambahkan, bahwa sampai saat ini sudah ada beberapa ATM Jaringan Prima yang sudah bisa kembali digunakan. Meski begitu dirinya enggan membeberkan jumlah yang terdampak gangguan, ATM yang telah pulih kembali atau ATM yang masih terganggu.

Lebih lanjut dia mengatakan, nasabah yang tak bisa menggunakan ATM di wilayah tertentu, bisa menggunakan lebih dari 100 ribu mesin ATM Jaringan Prima. Bahkan sudah ada 64 bank mitra yang menggunakan ATM Jaringan Prima di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya jaringan Prima, Artajasa, Alto itu interkoneksi maka nasabah yang kesulitan bisa cari ATM yang lain. Kita juga terus komunikasi dengan PT Telkom, sekarang sudah recovery sebagian,” tegasnya.

Adapun ke-13 Bank Mitra Jaringan Prima adalah BRI Syariah, Bank Danamon, Bank OCBC NISP, Bank Panin, Bank Sinarmas, Rabobank, Bank Bukopin, Bank Victoria, Bank Syariah Bukopin, Bank BJK, Bank Mega, Maybank, dan Bank Muamalat.

Sebelumnya pada Jumat, 28 Agustus lalu ada sekitar 5.700 mesin ATM tidak bisa digunakan. Penyebabnya adalah pergeseran salah satu satelit milik PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

11 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

12 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

13 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

14 hours ago