Atasi Berbagai Persoalan, Program CSR Perusahaan Kian Matang

Atasi Berbagai Persoalan, Program CSR Perusahaan Kian Matang

Atasi Berbagai Persoalan, Program CSR Perusahaan Kian Matang
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Berbagai perusahaan di Indonesia kian mantap menunjukan komitmennya dalam pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial (corporate social responsibility/CSR). Hal tersebut terpampang pada konsep community development yang memproteksi ekosistem telah banyak diterapkan.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Hidup dan Kehutanan, Sigit Reliantoro mengatakan, aksi CSR perusahaan di Indonesia saat ini juga menyelesaikan masalah sosial-lingkungan hingga biodiversity.

Ia meminta kepada semua kalangan, utamanya dunia usaha, untuk terus memberikan perhatian karena pelaksanaan CSR yang terus berkembang. Ekonomi sirkular akan semakin penting sehingga perlu dilakukan secara terus menerus.

“Dunia usaha pun harus menyiapkan strategi agar produknya survive saat dibelakukannya aturan pembatasan plastik dalam produk,” ungkapnya kala menyampaikan Pidato Kunci di acara Top CSR Awards 2022, di Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Acara Top CSR Awards 2022 ini mengangkat tema Being a Responsible Company is the Key Strategy for Business Sustainable Growth, telah diberikan kepada perusahaan terkemuka dari berbagai sektor bisnis yang berasal dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Juri Top CSR Awards 2022, Achmad Daniri, mengungkapkan ada sejumlah temuan penting selama proses penilaian dan penjurian. Pertama, secara umum, sudah semakin banyak program CSR perusahaan-perusahaan yang selaras dengan strategi bisnis perusahaan.

“Oleh karena itu program pembangunan Pemerintah (pusat dan daerah) dan pihak swasta pelaku bisnis serta inisiatif dari unsur masyarakat setempat, perlu dikolaborasikan dalam memaksimalkan manfaat secara total. Sehingga akan tersedia peluang untuk menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat setempat, perusahaan dan stakeholder, termasuk Pemerintah,” terangnya.

Kedua, sebagian besar perusahaan sudah banyak menjalankan CSR, yang tidak hanya berfokus pada pengembangan dan pelibatan masyarakat (community involvement and development) saja, namun juga implementasi CSR yang selaras dan relevan dengan tujuh subyek inti ISO 26000.

Ketiga, sebagian perusahaan sudah mulai menjalankan CSR dengan pendekatan Creating Shared Value (CSV), agar para stakeholder, baik internal maupun eksternal perusahaan, dapat memperoleh manfaat dan tumbuh berkembang secara bersama.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Top CSR Awards 2022, M. Lutfi Handayani menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 850 perusahaan di Indonesia (long list kandidat pemenang). “Ada sebanyak 200 perusahaan yang mengikuti penilaian, dan 160 perusahaan mengikuti secara lengkap. Jumlah ini meningkat 10 persen dibanding tahun lalu yang sebanyak 145 perusahaan,” jelas Lutfi.

Adapun beberapa peraih penghargaan, antara lain MMS Group Indonesia, Multi Harapan Utama, Kideco Jaya Agung, Geo Dipa Energi, Yayasan BSM Umat, Indonesia Power, Borneo Indobara, Chandra Asri Petrochemical, Bank BRI, Len Industri, MNC Group, Bank Jatim, Kaltim Prima Coal, Aice Group, Sasa Inti, Suntory Garuda Beverage, Danareksa, Sharp Electronics Indonesia, Pupuk Kaltim, Hero Supermarket, Sucofindo, Asuransi Sinarmas dan Asmin Bara Bronang.

Kemudian, ada juga Solusi Bangun Indonesia, Petro Kimia Gresik, Bank Mandiri, Perusahaan Gas Negara, Lembaga Penjamin Simpanan, Taspen, Bank Sumsel Babel, Jasa Sarana, Bank BCA, Astra Internasional, Indo Tambangraya Megah dan Badak NGL. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]