Headline

Arahan Menteri BUMN, Himbara Siap Gratiskan Biaya Top Up e-Money

Dia mengungkapkan, bahwa masyarakat akan diarahkan untuk memanfaatkan teknologi yang dimiliki perbankan untuk melakukan isi ulang e-money. Misalnya saja isi ulang melalui mesin-mesin ATM, internet banking, atau mobile banking melalui koneksi NFC (Near Field Communication).

“Kita akan coba evaluasi lagi, kan top up ini bisa berbagai cara ya, kalau dengan teknologi dengan NFC kan otomatis kan enggak kena biaya. Tapi kalau pakai merchant kan kita harus bayar ke merchant-nya. Ini yang akan kita atur lebih lanjut,” tegas Suprajarto.

Baca

Lebih lanjut dia menambahkan, keputusan Himbara untuk tidak mengenakan biaya isi ulang e-money ini bertujuan untuk tidak membebani masyarakat dalam bertransaksi menggunakan e-money. Dengan demikian, hal tersebut akan mendorong gerakan nontunai.

“Tapi intinya, kita sepakat bagaimana rakyat tidak tambah berat, itu aja. Kita punya banyak agen bank juga, mungkin kita akan arahkan ke agen bank yang otomatis, kalo agenkan kita gak mesti bayar fee untuk agennya. Kurang lebih seperti itu,” tutup Suprajarto. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

24 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

1 day ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

1 day ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

1 day ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

1 day ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

2 days ago