Categories: KeuanganNews Update

Asuransi Tugu Dorong Safety Driving Lewat Aplikasi t-drive

Jakarta – Untuk meningkatkan kesadaran mengemudi kendaraan secara aman, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) meluncurkan aplikasi t-drive. Aplikasi ini dapat diunduh via smartphone oleh masyarakat luas melalui Google Play untuk platform Android dan Apple App Store.

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna menjelaskan, t-drive tak hanya ditujukan bagi pelanggan Tugu Insurance melainkan juga masyarakat umum. Aplikasi ini memuat 2 fitur yaitu fitur pengguna umum dan fitur khusus untuk pelanggan Tugu Insurance, guna memantau kinerja pengemudi dalam aspek kecepatan, akselerasi, menikung, penggunaan telepon seluler, mengemudi pada pagi hingga malam hari, serta melihat jejak CO2.

“Kami juga telah membuat video animasi safety driving yang bisa dilihat di media sosial seperti youtube,” ujar Indra Baruna seperti dikutip dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 16 Juli 2018.

Aplikasi ini diharapkan bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam keseharian masyarakat, sehingga membantu menurunkan angka kecelakaan akibat kebiasaan buruk dalam mengemudikan kendaraan di jalan raya. Khusus untuk fitur pelanggan Tugu Insurance, apabila terjadi kecelakaan, pengemudi dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengirim lokasinya.

“Selanjutnya kami akan mengirimkan truk derek ke tempat kejadian secara cepat sehingga bisa menekan biaya derek, serta menyegerakan layanan perbaikan kendaraan,” ucap Indra.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, peluncuran aplikasi ini merupakan salah satu upaya Tugu Insurance untuk hadir memenuhi kebutuhan masyarakat di era digital. Selain membantu untuk menganalisis perilaku maupun keterampilan pengemudi, aplikasi t-drive akan memudahkan pelanggan dalam pembayaran premi dan pengajuan klaim.

Baca juga: Tugu Luncurkan Produk Asuransi Roda Dua Dengan Premi Rp90 Ribu

Aplikasi t-drive juga bisa digunakan sebagai sarana kompetisi mengemudi secara aman bagi anggota keluarga, karyawan, kelompok perusahaan, pemegang polis, komunitas mobil/motor guna mengkampanyekan budaya safety driving di Indonesia. Data aplikasi ini akan membantu perusahaan asuransi untuk menyelidiki insiden yang terjadi dan menyelesaikan klaim.

“Dengan melihat rekam jejak perilaku mengemudi, calon klien bisa mendapatkan keringanan premi,” jelasnya.

Selain untuk kepentingan layanan, Tugu Insurance meluncurkan aplikasi ini mengingat pentingnya budaya berkendara secara aman yaitu defensive driving maupun safety driving. Melihat kondisi lalu lintas di Indonesia, kampanye defensive driving dan safety driving perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui beragam pendekatan.

Defensive driving lebih kepada perilaku, sedangkan safety driving merupakan keterampilan berkendara berdasarkan standar keselamatan maupun cara berkendara yang aman, selamat, dan benar,” tambah Indra.

Untuk menggunakan aplikasi ini, pengguna bisa masuk dengan identitas email dan kata sandi. Seperti beberapa aplikasi lainnya, pengguna harus mengisi semua rincian untuk mendaftar dan menyetujui semua ketentuan yang ada. Selanjutnya, Dasbor Platinum akan menunjukkan skor pengemudi berdasarkan semua parameter. View Rating akan menunjukkan analisis rinci kriteria acara untuk periode satu bulan.

“Kita memiliki opsi untuk menghapus atau mengunduh perjalanan apa pun. Kita juga bisa memutar ulangperjalanan dan menemukan peristiwa yang terjadi di peta,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

4 mins ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

37 mins ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

2 hours ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

2 hours ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

2 hours ago