Keuangan

Asuransi Tugu Cetak Laba Bersih Rp347,15 Miliar

Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance (TUGU) telah melaporkan kinerja keuangan di sepanjang tahun 2022, TUGU mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 9,69% menjadi Rp347,15 miliar dari tahun sebelumnya Rp316,48 miliar.

Melansir laporan keuangan TUGU yang disiarkan pada hari ini (31/3), pendapatan premi neto juga tercatat meningkat sebesar 6,60% menjadi Rp2,84 triliun di tahun 2022 dari sebesar Rp2,66 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan hal itu, total pendapatan underwriting pun turut meningkat menjadi Rp2,34 triliun di tahun 2022 dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2,12 triliun atau tumbuh 10,29%.

Kemudian, TUGU mencatat pendapatan investasi dan usaha lainnya yang masing-masing sebesar Rp352,39 miliar dan Rp398,71 miliar, sehingga menghasilkan total pendapatan sebesar Rp3,09 triiliun di sepanjang tahun 2022 atau tumbuh 9,87% dari Rp2,81 triliun di 2021.

Meski begitu, untuk total beban klaim neto juga mengalami kenaikan sebesar 13,41% menjadi Rp1,67 triliun di tahun 2022 dari Rp1,47 triliun yang menyebabkan total beban mengalami peningkatan sebesar 5,85% menjadi Rp2,59 triliun di 2022 dari Rp2,45 triliun tahun sebelumnya.

Adapun, total aset TUGU di sepanjang tahun 2022 tercatat sebesar Rp21,58 triliun dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp20,18 triliun atau meningkat sebanyak 6,90%.

Dengan besaran total liabilitas tercatat sebesar Rp12,40 triliun di tahun 2022 dari Rp11,39 triliun pada periode sebelumnya. Sedangkan, untuk total ekuitas tercatat sebesar Rp9,17 triliun di 2022 dari Rp8,78 triliun di 2021. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

9 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

47 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago