Keuangan

Asuransi TRIPA Raih Top 20 Financial Institutions dan The Best CFO Awards dari The Finance

Jakarta – PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) berhasil meraih penghargaan “Top 20 Perusahaan Asuransi Umum 2024” versi The Finance dalam kategori Perusahaan Asuransi Umum Berpremi Bruto Rp1 Triliun Sampai dengan di Bawah Rp2,5 Triliun.

Asuransi TRIPA berhasil meraih penghargaan ini karena memperoleh predikat ‘Sangat Bagus’ dengan nilai total 90,74 persen.

Penilaian untuk melihat pertumbuhan kinerja perusahaan asuransi umum berdasarkan laporan keuangan tiga tahun terakhir, yakni 2021, 2022, dan 2023. Kemudian, untuk rasio-rasio penting, hanya menggunakan data 2023. 

Baca juga : Asuransi TRIPA Bocorkan Perkembangan Spin Off UUS, Kapan Rampung?

Berpredikat Sangat Bagus

Perusahaan asuransi umum yang diikutsertakan dalam penilaian “Top 20 Lembaga Keuangan 2024” adalah perusahaan asuransi umum yang berpredikat “sangat bagus” pada rating asuransi 2024 versi The Finance

Setelah dilakukan pengukuran terhadap pertumbuhan dan rasio-rasio penting, masing-masing perusahaan asuransi umum akan mendapat nilai total. Nilai terbaik pada rating ini adalah minimal 81,00 hingga 100,00.

Selanjutnya, perusahaan-perusahaan asuransi umum yang dirating akan diperingkat berdasarkan nilai total dan dikelompokkan berdasarkan premi bruto. 

Perusahaan asuransi umum yang mendapat nilai minimal 81,00 akan kembali diseleksi dengan dua tahapan: berdasarkan besarnya premi bruto dan aset, per masing-masing kelompok. 

Baca juga : Bos Asuransi TRIPA Beberkan Target Penerapan IFRS 17 hingga Spin Off

Rating ini mendapati 20 perusahaan asuransi umum yang masuk dalam daftar top 20 lembaga keuangan, kelompok perusahaan asuransi umum.

Selanjutnya ada 16 perusahaan yang kinerjanya sangat baik dalam tiga tahun terakhir, tapi belum masuk dalam daftar top 20 perusahaan asuransi umum.

Kinerja keuangan TRIPA sendiri berhasil meningkat signifikan dalam lima tahun terakhir dan mampu bangkit dari era pandemi Covid-19.

Kinerja yang positif itu, kata Koen, terlihat dari gross premium written atau pendapatan premi yang tumbuh 169,38 persen menjadi Rp1,41 triliun pada 2023, dibandingkan pada 2019 yang tercatat sebesar Rp837,67 miliar.

Selain dari pendapatan premi, TRIPA juga berhasil mencatatkan pertumbuhan laba hingga 269,02 persen sejak tahun 2019 menjadi Rp102,89 miliar dibandingkan tahun 2023 yang tercatat Rp38,25 miliar.

Di sisi ekuitas, tahun 2019 ekuitas TRIPA Rp471,29 miliar dan di tahun 2023 mencapai Rp629,51 miliar atau tumbuh 133,57 persen dibanding tahun 2019. Dari sisi aset di tahun 2019 TRIPA mempunyai aset Rp1,7 triliun dan di 2023 mencapai Rp3,49 triliun atau sudah naik 204,83 persen dibanding tahun 2019.

Adapun dari sisi kesehatan perusahaan, kondisi TRIPA juga terjaga sangat baik. Ini terlihat dari risk based capital (RBC) yang sebesar 144,88 persen, rasio kecukupan investasi 128,05 persen, combine operating ratio 91,65 persen, hingga rasio likuiditas tercatat 170,01 persen.

Boyong Best CFO

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) Herry Triyatno menorehkan prestasi moncer dengan terpilih sebagai Best Chief Financial Officer (CFO) 2024 kategori Asuransi Umum Berpremi Bruto Rp1 Triliun Sampai dengan di Bawah Rp2,5 Triliun.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang penganugerahan “Top 20 Lembaga Keuangan 2024” pada 22 Oktober 2024 di Hotel Kempenski, Jakarta, yang menghadirkan para tokoh dan pelaku sektor keuangan (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Tertarik Trading Menggunakan Leverage? Simak Strateginya Biar Nggak Boncos

Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More

4 hours ago

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

14 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

19 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

22 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

1 day ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

1 day ago