Keuangan

Asuransi Tri Pakarta Targetkan GWP Rp2 Triliun di 2025, Ini Strateginya

Jakarta – PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) menargetkan perolehan premi bruto atau Gross Written Premium (GWP) sebesar Rp2 triliun pada akhir 2025. Target tersebut dipercepat setahun dari rencana awal, menyusul capaian kinerja perusahaan yang solid hingga 2024.

“Perencanaan target Rp2 triliun itu sebenarnya di akhir 2026. Tapi karena di 2024 kita sudah mencapai Rp1,79 triliun, kita ingin lebih cepat lagi. Jadi kita masukkan di target 2025 ini,” ujar Direktur Utama TRIPA, G.C. Koen Yulianto, kepada Infobank di Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2025.

Hingga Juli 2025, TRIPA telah membukukan premi sekitar Rp1 triliun. Meski demikian, Koen optimistis tren semester II akan mendorong percepatan perolehan premi.

“Ritme asuransi memang begitu. Di semester pertama agak landai, tapi di semester kedua nanti lebih kencang,” jelasnya.

Baca juga: Jurus TRIPA Jaga Pertumbuhan Kinerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Untuk mencapai target ambisius tersebut, TRIPA menyiapkan empat strategi utama. Pertama, memperkuat captive market melalui sinergi dengan BNI.

“Kami tetap konsisten mengembangkan captive market dengan berbagai inovasi, termasuk penambahan kerja sama baru seperti non-cash loan yang kini mencapai Rp4,1 triliun. Kebutuhan garansi bank untuk proyek pemerintah itu gede banget,” ungkap Koen.

Kedua, memperluas kerja sama dengan broker asuransi. TRIPA menggandeng sejumlah broker besar, termasuk MIR yang disebut Koen sebagai broker nomor dua terbesar setelah KBRU.

“Setiap tahun kami selalu menginisiasi kerja sama baru dengan broker. Itu salah satu mesin pertumbuhan kami,” tambahnya.

Baca juga: TRIPA Bukukan Laba Rp123 Miliar, Lewati Target RKAP Lebih dari 130 Persen

Ketiga, memperkuat sinergi dengan sesama perusahaan asuransi melalui mekanisme co-insurance dan co-assurance. Menurut Koen, industri asuransi memiliki budaya berbagi risiko.

“Kalau dapat proyek besar, kita ukur kekuatan. Ambil 40 persen, sisanya ditawarkan ke teman-teman lain. Begitu juga sebaliknya, kalau dipercaya, kita juga dapat bagian dari mereka,” jelasnya.

Keempat, mempertahankan bisnis yang bersumber dari jalur keagenan, terutama untuk segmen individu dan usaha kecil.

Yakin Capai Target Rp2 Triliun

Dengan kombinasi strategi tersebut, TRIPA yakin mampu merealisasikan target premi Rp2 triliun pada 2025.

“Intinya, kami akan menjaga konsistensi di captive market, memperluas non-captive market lewat broker, memperkuat kerja sama dengan sesama perusahaan asuransi, serta mengoptimalkan jaringan agen,” tutup Koen. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

3 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

3 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

3 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

4 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

4 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

7 hours ago