Keuangan

Asuransi Tri Pakarta Bayar Klaim Blue Steel Industries

Jakarta — DKI Jakarta hampir setiap awal dan akhir tahun memiliki curah hujan yang begitu tinggi. Intesitas hujan yang tak kunjung usai menyebabkan PT Blue Steel Industries yang berlokasi di Marunda harus menghentikan operasionalnya untuk sementara. 

Bahkan hingga stok dari plat baja ringan atau yang biasa dikenal dengan plat galvanis sebanyak 606 koils rusak dan berkarat sehingga digunakan kembali dengan total kerugian hingga puluhan miliaran rupiah.

Namun melalui kerja sama yang dijalin oleh PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA) dengan PT Bank Negara Indoneaia (Persero) Tbk (BNI) SKM Jakarta Petojo, ternyata Benny pemilik PT Blue Steel Industries merupakan salah satu dari sekian puluh ribu nasabah TRIPA yang mengasuransikan aset usahanya. 

PT Asuransi Tri Pakarta adalah Perusahaan Asuransi Umum yang berdiri sejak 1978, yang hadir melindungi dan menjaga Aset para Nasabahnya. TRIPA memiliki jaringan kantor cabang yang tersebar di beberapa kota besar Indonesia, yaitu sebanyak 17 Kantor Cabang dan 34 Kantor Perwakilan dengan jumlah pegawai sebanyak 451 orang. TRIPA menyediakan berbagai produk asuransi umum seperti asuransi kebakaran, asuransi kendaraan bermotor, asuransi gempa bumi, asuransi rekayasa serta produk-produk asuransi lainnya. Hal ini agar TRIPA lebih mudah dijangkau dan dekat dalam melayani setiap tertanggungnya. 

Dukungan Teknologi seperti menghadirkan aplikasi yang user-friendly berbasis android dan ios, yakni TRIPA Smart untuk menjawab kebutuhan para nasabah agar dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Pada situasi yang masih dilanda Pandemi Covid-19 ini, TRIPA masih dapat membukukan pertumbuhan laba 73,95% dalam setahunan pada kuartal ketiga 2020.

Melalui polis Asuransi Industrial All Risk (IAR) dengan polis atas nama BNI SKM Jakarta Petojo QQ PT. Blue Steel Industries, TRIPA menunaikan kewajibannya. Penyerahan klaim secara simbolis pada tanggal 21 Desember 2020 dilakukan oleh Agung Abadi, Direktur Utama Asuransi Tri Pakarta bersama Yongker Hutahaean, Pemimpin BNI SKM Jakarta Petojo yang diberikan langsung kepada Benny selaku pemilik PT. Blue Steel Industries . Pembayaran klaim diberikan dengan total penggantian kerugian yang dibayarkan oleh  PT Asuransi Tri Pakarta kepada tertanggung mencapai Rp20.296.448.446,-.

Pembayaran klaim ini merupakan bukti nyata di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, TRIPA tetap berkomitmen dalam memberikan yang terbaik dan di lain sisi juga untuk mendukung kegiatan bisnis atau usaha nasabah sehingga tetap dapat memiliki kepastian dalam melanjutkan kegiatan usahanya meskipun di situasi ekonomi yang memprihatinkan seperti saat ini. “Pasti dibayar klaimnya. Pasti aman dan nyaman nasabahnya,” tutup Agung Setiabudi dalam keterangannya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More

3 hours ago

Meski Daya Beli Melemah, Amartha Yakin Prospek Pembiayaan UMKM 2026 Tetap Moncer

Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More

3 hours ago

Pertamina Bentuk Sub Holding Downstream, Dinilai Perkuat Optimalisasi Operasional Hilir

Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More

13 hours ago

Anindya Bakrie Tegaskan Pertumbuhan Hijau Jadi Motor Investasi dan Transisi Energi

Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More

13 hours ago

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

15 hours ago

BTN Gelar Run for Disabilities, Perkuat Komitmen ESG dan Inklusivitas

Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More

16 hours ago