Keuangan

Asuransi Tokio Marine Luncurkan Produk UKM Partner, Bidik 50.000 Nasabah

Jakarta – PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) sebagai salah satu perusahaan asuransi umum pada hari ini (20/8) memperluas pangsa pasar retail melalui peluncuran produk UKM Partner.

Presiden Direktur TMI, Sancoyo Setiabudi, mengatakan bahwa, produk asuransi kerugian UKM Partner dikhususkan untuk pangsa pasar Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kami yakin asuransi kerugian UKM Partner dari TMI dapat mendukung pelaku usaha UMKM dari sisi perlindungan terhadap aset, bisnis, pelanggan, dan karyawan,” ucap Sancoyo dalam sambutannya di Jakarta, 20 Agustus 2024.

Baca juga: Dua Hal Ini jadi Tantangan Utama Broker Asuransi di Indonesia

Ia juga menambahkan bahwa, latar belakang dilakukan peluncuran produk UKM Partner ini dikarenakan jumlah pelaku usaha UMKM saat ini telah mencapai 66 juta, dengan kontribusi sebesar 61 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) setara Rp9.580 triliun.

Sehingga, berdasarkan hal tersebut TMI menargetkan 10.000 nasabah di tahun pertama, lalu diperkirakan akan tumbuh di tahun berikutnya menjadi 26.000 nasabah, dan di tahun 2026 nasabah diproyeksikan akan tembus 50.000 UMKM.

Di sisi lain, Product Development Head TMI, Djoko Mulyono, menjelaskan, asuransi kerugian dari UKM Partner akan menyasar UMKM dari sektor perkantoran, layanan kesehatan, rekreasi, makanan, pendidikan, retail, kecantikan, termasuk gudang pribadi, pom bensin, bengkel mobil, dan showroom mobil.

“Dari perspektif produk, UKM Partner TMI adalah perangkat pengaman/safety tool kelangsungan usaha UMKM untuk memitigasi beragam risiko kerugian yang mungkin timbul, baik yang disebabkan oleh faktor keuangan, kecelakaan, kebakaran, pencurian, tanggung gugat hukum, gangguan rantai pasok, maupun bencana alam sehingga dapat dibangun rasa aman dan bebas cemas dalam berusaha,” ujar Djoko.

Djoko menuturkan, keunggulan dari asuransi kerugian UKM Partner oleh TMI di antaranya, proposisi sesuai bidang usaha dan fleksibilitas jaminan dan limit sesuai dengan kebutuhan dan budget pemilik usaha, lalu jaminan komprehensif, produk dirancang dalam bentuk paket, sehingga memudahkan proses pembelian, dan terakhir proses klaim yang sederhana sesuai karakteristik UMKM.

Baca juga: Industri Asuransi Harus Kredibel dan Bisa Dipercaya

“Keunggulan lain dari polis asuransi kerugian UKM Partner TMI adalah jaminan pembayaran atau pelaksanaan klaim yang cepat, mudah, dan telah diakui pelaku bisnis asuransi kerugian di Indonesia,” imbuhnya.

Adapun, para calon nasabah dapat membeli polis asuransi custom atau polis yang disesuaikan dengan kebutuhan dengan menghubungi agen asuransi TMI yang saat ini jumlahnya ada sekitar 500 agen dan tersebar di 12 kota di Indonesia.

Agen-agen tersebut akan melakukan penjualan, edukasi, penilaian risiko, hingga penerbitan polis elektronik (e-policy) asuransi kerugian yang sebaiknya diambil pelaku UMKM.

Ke depannya, produk ini juga akan dipasarkan melalui berbagai saluran distribusi lainnya seperti broker, e-commerce, dan institusi/komunitas terkait untuk menjangkau target UMKM yang lebih luas. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

35 seconds ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

38 mins ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

54 mins ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

1 hour ago

BEI Bidik 50 Ribu Investor Syariah Baru di 2026

Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More

2 hours ago

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

2 hours ago