Keuangan

Asuransi Perjalanan Umrah Jasindo Syariah Tumbuh 60 Persen di Juni 2025, Ini Penopangnya

Jakarta — PT Asuransi Jasindo Syariah mencatatkan pertumbuhan signifikan pada lini asuransi perjalanan umrah selama paruh pertama tahun 2025. Hingga akhir Juni, total kontribusi asuransi perjalanan syariah tercatat sebesar Rp1,29 miliar, meningkat lebih dari 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan produksi dari sejumlah Kantor Cabang dan Kantor Penjualan. Beberapa wilayah menunjukkan lonjakan yang signifikan, seperti Kantor Penjualan Banjarmasin yang tumbuh lebih dari 12.000 persen, disusul oleh Medan yang tumbuh lebih dari 800 persen, dan Palembang yang lebih dari 200 persen dibandingkan dengan capaian Juni 2024.

Sekretaris Perusahaan PT Asuransi Jasindo Syariah, Wahyudi, menjelaskan bahwa kinerja ini mencerminkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap produk perlindungan perjalanan berbasis syariah.

Baca juga: AIA dan BCA Luncurkan Asuransi Jiwa HOKI, Tawarkan 3 Pilihan Plan

Ia juga menilai bahwa tren ini memperlihatkan adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya asuransi, khususnya dalam konteks ibadah umrah.

“Respons positif dari pasar menjadi indikator bahwa perlindungan perjalanan Umrah berbasis prinsip syariah semakin relevan dan dibutuhkan. Kami terus memperkuat kualitas layanan serta pengembangan produk untuk menjawab kebutuhan jamaah secara lebih menyeluruh,” ujar Wahyudi dikutip Jumat, 31 Juli 2025.

Baca juga: OJK: Total Aset Asuransi pada Juni 2025 Capai Rp1.163,11 Triliun, Tumbuh 3,27 Persen

Menghadapi semester kedua tahun ini, Jasindo Syariah optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan. Perusahaan menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya perluasan jaringan pemasaran dan penguatan kemitraan strategis dengan biro perjalanan umrah.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas kontribusi Jasindo Syariah dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah nasional,” tukas Wahyudi. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

12 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

13 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

14 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

16 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

16 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

16 hours ago