Keuangan

Asuransi Kresna Mitra Jaga RBC di 180-200%

Jakarta–PT Asuransi Mitra Maparya Tbk telah berganti nama jadi PT Asuransi Kresna Mitra Tbk atau bisa dipanggil Kresna Insurance.

Nama baru ini merupakan bagian dari masuknya perseroan ke dalam grup Kresna pada 2014 lalu.

Dengan identitas baru ini, Direktur Utama Kresna Insurance Cholil Hasan mengatakan, perusahaannya bakal semakin fokus pada peningkatan kinerja yang optimal dengan menjaga kesimbangan dalam aspek profitabilitas, produktivitas, dan kualitas operasional. Khususnya, pada fungsi underwriting yang optimal dan pelayanan kepada nasabah.

Kesehatan keuangan yang ideal juga akan dipertahankan untuk menjaga kelangsungan bisnis. “RBC kami akan dijaga di kisaran 180% sampai 200%,” katanya, Rabu, 15 Juni 2016.

Momen pergantian nama perusahaan ini juga menandai upaya konsolidasi internal untuk mendapatkan premi yang berkualitas.

Sementara dari sisi pemasaran, Kresna Insurance akan makin meningkatkan optimalisasi diversifikasi portofolio bisnis. Diantaranya lewat jalur pemasaran dengan memperkuat kerja sama di kanal brokerage, agensi, direct client, dan kemitraan dengan lembaga keuangan lain.

Agar sahamnya makin liquid, perseroan juga melakukan stock split. Nilai nominal saham emiten berkode ASMI ini dipecah dari sebelumnya Rp100 per lembar, menjadi Rp20 tiap lembar sahamnya. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

35 mins ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

1 hour ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

2 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

2 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

2 hours ago

Nobu Bank Bukukan Laba Bersih Rp481,3 Miliar, Tumbuh 46,30 Persen di 2025

Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More

2 hours ago