News Update

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting

  • OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan nasional.
  • Pendapatan premi asuransi kesehatan menembus Rp43,85 triliun, menunjukkan kinerja industri yang solid.
  • Prospek asuransi tetap positif, dengan aset program asuransi diproyeksikan tumbuh 5–7 persen pada 2026.

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penguatan ekosistem asuransi kesehatan sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan nasional. Langkah ini dilakukan bersama Kementerian Kesehatan serta para pelaku industri asuransi.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut jumlah pemegang polis asuransi kesehatan saat ini telah mencapai sekitar 20,92 juta atau setara 21 juta polis.

“OJK bersama dengan Kementerian Kesehatan dan stakeholder terkait dari industri asuransi terus memperkuat sistem kesehatan nasional melalui penguatan ekosistem asuransi kesehatan,” ujar wanita yang akrab disapa Kiki ini dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2026 di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

Baca juga: OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Dari sisi kinerja, industri asuransi kesehatan mencatat kontribusi premi yang signifikan. Hingga saat ini, pendapatan premi asuransi kesehatan tercatat mencapai Rp43,85 triliun.

“Tercatat sekitar 21 juta polis asuransi kesehatan dengan pendapatan premi mencapai Rp43,85 triliun,” kata Kiki.

Baca juga: OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Prospek Industri Masih Positif

Ke depan, OJK menilai prospek industri asuransi tetap positif seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kesehatan. Pada 2026, aset program asuransi diproyeksikan tumbuh di kisaran 5–7 persen.

Outlook sektor jasa keuangan pada 2026 masih positif, dengan aset program asuransi diperkirakan tumbuh 5 sampai 7 persen,” pungkas Kiki. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

1 hour ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

3 hours ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

4 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

5 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

6 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

6 hours ago