Keuangan

Asuransi Dwiguna Sedang Naik Daun, Begini Tanggapan AFI

Jakarta – Produk asuransi endowment atau dwiguna tengah mengalami tren peningkatan penggunaan belakangan ini. Bahkan, kontribusi pendapatan premi di asuransi jiwa kini didominasi oleh pangsa pasar produk endowment ketimbang pangsa pasar produk unitlink.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, produk endowment membukukan pendapatan premi sebesar Rp41,66 triliun atau 30,72 persen dari total pendapatan premi. Sementara produk unitlink membukukan pendapatan premi sebesar Rp37,21 triliun atau 27,43 persen dari total pendapatan premi.

Kondisi itu turut dikonfirmasi oleh PT AXA Financial Indonesia (AFI). Chief of Health AXA Financial Indonesia, Yudhistira Dharmawata mengungkapkan jika kinerja produk endowment milik AFI terus mengalami tren kenaikan.

“Di AXA kami ada produk endowment baru, AXA Smart Edu Protector yang diluncurkan April 2024. Dan ini salah satu produk yang best seller di AXA. Jadi, yes peningkatannya memang lumayan besar, lagi naik,” ujar Yudhistira saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga: AFI Rilis AXA Long Term Life Protector, Ini Solusi yang Ditawarkan

Di AFI sendiri, hingga kini, proporsi produk asuransi tradisional, termasuk endowment, masih mendominasi penjualan dengan porsi lebih dari 60 persen. Lebih jauh, ia menyatakan bahwa prospek pertumbuhan produk endowment atau dwiguna pada 2025 akan dipengaruhi oleh tren suku bunga acuan.

“Untuk prospek endowment sebenarnya ada ketergantungan dengan suku bunga. Jadi, kami juga akan melihat bagaimana pergerakannya di tahun ini. Itu bukan sesuatu yang kami bisa proyeksikan,” imbuhnya.

Baca juga: Begini Strategi AXA Financial Indonesia Hadapi Lonjakan Klaim Asuransi Kesehatan

Sebagai informasi, polis endowment adalah polis asuransi yang pemberian manfaatnya akan dilakukan pada masa pertanggungan berakhir atau pada saat tertanggung meninggal dunia pada masa pertanggungan. Apabila tertanggung masih hidup dan masa pertanggungan berakhir, tertanggung bisa memperoleh sejumlah manfaat berupa santunan.

Akan tetapi, jika pemegang polis meninggal dunia sebelum polis berakhir, maka perusahaan asuransi akan membayar uang pertanggungan kepada ahli waris atau pihak keluarga. Endowment dan unitlink adalah polis asuransi dengan manfaat ganda.

Baca juga: AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna untuk Bantu Orang Tua Atasi Kenaikan Biaya Pendidikan

Walaupun sama-sama menyediakan manfaat ganda, polis endowment berbeda dari polis unitlinkEndowment menawarkan proteksi asuransi dan tabungan, sedangkan unitlink menawarkan proteksi asuransi dan investasi.

Nilai manfaat endowment bersifat pasti karena pembayaran ditentukan di awal. Sementara itu, nilai manfaat unitlink dipengaruhi situasi dan kondisi ekonomi karena merupakan imbal hasil dari investasi yang dilakukan sebelumnya. Steven Widjaja

Yulian Saputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

4 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

5 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

6 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

7 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

7 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

7 hours ago