Jakarta – Asuransi Central Asia (ACA) sukses meraih penghargaan pada 23rd Infobank Insurance Award 2022. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Biro Riset Infobank sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Infobank, Eko B. Supriyanto kepada Direktur ACA Mujadi Kusuma, di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, kamis 28 Juli 2022.
Penghargaan yang diberikan ini berkat kinerja ACA yang cemerlang sepanjang tahun 2021 sehingga meraih predikat “sangat bagus” di kategori perusahaan asuransi umum berpremi bruto Rp2,5 triliun ke atas dalam Rating 110 Perusahaan Asuransi Versi Infobank 2022.
Sepanjang 2021, perusahaan yang dipimpin oleh Juliati Bodhiya sebagai direktur utama ini mampu menggenjot pertumbuhan premi bruto hingga 7,59% menjadi Rp2,55 triliun dari 2,37 triliun di 2020. Kinerja premi bruto ACA ini jauh lebih baik industri asuransi umum. Tahun lalu, pertumbuhan premi bruto industri asuransi umum mengalami kontraksi 0,67%.
Tidak hanya kinerja dari sisi pertumbuhan yang cemerlang, dari sisi rasio-rasio penting, capaian ACA juga sangat baik. Misalnya, rasio permodalan atau risk based capital (RBC) yang jauh di atas treshold regulator, yaitu 120%, sedangkan tahun lalu RBC ACA tercatat 343,39%.
Sebagai informasi, sebanyak 57 perusahaan asuransi berhasil meraih penghargaan 23rd Infobank Insurance Award 2022. Para peraih penghargaan yang terdiri dari 42 perusahaan asuransi umum dan 15 perusahaan asuransi jiwa ini sukses menorehkan kinerja dengan predikat “sangat bagus”.
Pemberian anugerah 23rd Infobank Insurance Award 2022 ini didasarkan pada Rating 110 Perusahaan Asuransi Versi Infobank tahun 2022, dimana terdapat 38 perusahaan asuransi jiwa dan 72 perusahaan asuransi umum yang di-rating pada tahun ini. Rating ini didasari oleh kinerja perusahaan-perusahaan asuransi tersebut yang tertera pada laporan keuangan terperiksa dan terpublikasi untuk periode tahun kerja penuh 2021.
Penilaian kinerja perusahaan asuransi yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank (BiRI) ini terdiri dalam 5 tahapan besar dalam menentukan predikat “sangat bagus”. Tahapan tersebut meliputi penentuan formula rating berdasarkan perkembangan industri asuransi, pencarian sumber data, pemberian skor/nilai dari hasil pengolahan angka-angka dari berbagai rasio pertumbuhan, dan pemberian predikat.
Kemudian, Biro Riset Infobank mengelompokkan perusahaan asuransi berdasarkan pendekatan premi bruto. Pengelompokan perusahaan asuransi yang satu dengan yang lainnya menggunakan standar deviasi sehingga diperoleh pengelompokkan yang adil melalui pendekatan pemerataan. (*) Dicky F.
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More