Asuransi Cakrawala; Buka cabang baru. (Foto: Istimewa).
Asuransi Cakrawala kembali buka dua cabang baru setelah sebelumnya meresmikan 7 kantor cabang. Targetnya menjadi 10 besar dalam lima tahun kedepan. Ria Martati.
Jakarta– Setelah meresmikan 7 kantor cabang yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan pada Juni 2015 yang lalu, kali ini Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia (Asuransi Cakrawala) kembali menunjukkan eksistensinya dengan melakukan peresmian 2 kantor cabang sekaligus, Malang dan Surabaya.
“Kedua cabang tersebut akan diresmikan berturut-turut pada tanggal 02 September 2015 dan 03 September 2015,” kata Vice President Director Asuransi Cakrawala Proteksi, Nicolaus Prawiro dalam keterangan persnya di Jakarta, 1 September 2015.
Seperti diketahui, tahun ini Asuransi Cakrawala fokus menyiapkan pondasi dan infrastruktur untuk mencapai target menjadi 10 besar asuransi kerugian dalam 5 tahun ke depan. Untuk itu, tahun ini, Perseroan berencana membuka 15 kantor cabang.
Nicolaus mengatakan kantor cabang Malang yang beralamat di Jln. W.R. Supratman C3 Kav. 15 – Malang ini dipimpin oleh I Gusti Putu Oka Ardana yang telah berpengalaman di dunia asuransi selama lebih dari 10 tahun. Sedangkan kantor cabang Surabaya akan yang terletak di Jln. Klampis Jaya A-07, Surabaya akan dipimpin oleh Boim Mursalim. Boim Mursalim juga telah berpengalaman di dunia asuransi selama lebih dari 10 tahun, mulai dari bagian klaim hingga Marketing.
Selain kedua cabang di timur Jawa tersebut, dalam waktu dekat Asuransi Cakrawala juga akan kembali melebarkan sayapnya melalui peresmian cabang-cabang barunya, seperti Bandung, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, Denpasar, dan Cilegon.
Hingga saat ini Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia telah mengantongi izin produk sebanyak 28 izin untuk berbagai jenis lini asuransi, seperti kendaraan bermotor, pengangkutan, kebakaran, property, kecelakaan diri, rekayasa, tanggung gugat, asuransi uang, asuransi mikro, neon sign, dan aviation.
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More