Asuransi Cakrawala Proteksi indonesia
Jakarta – PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia terus mendekatkan diri kepada nasabahnya dengan membuka kantor cabangnya di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini bertujuan untuk dapat menjangkau seluruh nasabahnya secara optimal.
Pada penghujung 2016 kali ini PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia meresmikan kantor keempatnya di Sumatera yakni kantor Pekanbaru, yang berdomisili di Komplek Mega Asri Green Office, Jalan Arifin Ahmad Tangkerang Tengah, Pekanbaru.
“Setelah melakukan peresmian kantor cabangnya di Jambi pada bulan Oktober lalu, PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia meresmikan kantor Pekanbaru, sehingga secara nasional Asuransi Cakrawala telah memiliki 21 kantor,” ujar Vice President Director, Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia, Nicolaus Prawiro, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 7 Desember 2016.
Kantor Pekanbaru ini, resmi beroperasi pada 7 Desember 2016 dan dipimpin oleh Roland Hutapea. Dengan diresmikannya kantor terbaru ini, perusahaan diharapkan mampu menjangkau nasabah di daerah Pekanbaru, sehingga dapat memberikan pelayanan secara optimal terhadap nasabah di Pekanbaru.
Hingga saat ini, perusahaan telah menjalin kerjasama dengan bank swasta maupun BUMN di Indonesia dan juga perusahaan multifinance. Selain itu, asuransi Cakrawala juga telah mengantongi 28 izin produk yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (*)
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More
Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More