News Update

Asuransi Astra Genjot Produk Digital di 2019

Bali – PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) tetap fokus menggenjot produk digital di tahun depan. Pasalnya, karakter konsumen saat ini mulai bergeser kepada produk digital.

Apalagi kata CEO Asuransi Astra, Rudy Chen jumlah penduduk Indonesia mayoritas berusia muda dan masih akan terus bertambah lagi.

“Kaum milenial ini pun sangat familiar dengan digital. Sehingga kita melihat adanya peluang untuk segmen baru yang sesuai kebutuhan,” jelas Rudy saat bincang-bincang dengan media di Bali, Kamis malam, 8 November 2018.

Saat ini, produk digital Asuransi Astra sendiri telah disebar ke Jakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang, dan Bekasi.

Namun, persebaran produk digital lanjutnya tidak akan diekspansi ke seluruh wilayah di Indonesia, mengingat masih ada masyarakat yang lebih memilih ke kantor cabang.

“Garda Oto digital awalnya masih fokus di Jakarta. Namun, rasanya sih tidak diperluas ke seluruh Indonesia. Sebenarnya ini untuk orang yang malas gerak karena alasan macet dan makan waktu. Jadi produk digital lebih tepat dipasarkan ke kota besar. Konsumen daerah lebih suka datang ke cabang kami,” tuturnya.

Belum lama ini, Asuransi Astra meluncurkan produk asuransi digital berupa asuransi kecelakaan, asuransi pendidikan, asuransi properti, dan perjalanan.

Saat ini portofolio bisnis Asuransi Astra masih didominasi oleh asuransi otomotif dari segmen ritel sebesar 50%. Sementara sisanya, sebesar 30% dari segmen komersial, dan kesehatan 15%. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

8 mins ago

Penyaluran Kredit UMKM Masih Tertekan, OJK Ambil Langkah Ini

Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More

30 mins ago

OJK: Perkembangan AI di 2026 Jadi Peluang Bisnis Modal Ventura

Poin Penting OJK menilai perkembangan AI di 2026 menjadi peluang strategis bagi industri modal ventura,… Read More

39 mins ago

IHSG Ditutup Menguat di Atas 8.900, Bahan Baku dan Properti Jadi Penopang

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,72 persen ke level 8.948,30 dengan nilai transaksi Rp33,54 triliun… Read More

1 hour ago

Belanja Nasional 2025 Moncer, Produk Lokal Sumbang Transaksi Besar

Poin Penting Event Belanja Nasional 2025 mencatat transaksi Rp122,28 triliun hingga 5 Januari 2026, melampaui… Read More

1 hour ago

Tak Semua Pegawai SPPG Jadi PPPK, Ini Penjelasan BGN Sesuai Perpres MBG

Poin Penting BGN menegaskan tidak semua pegawai atau relawan SPPG Program MBG dapat diangkat sebagai… Read More

2 hours ago