Asuransi Asei; Perluasan kerjasama. (Foto: Istimewa).
Kerjasama kali ini menjadi perluasan kerjasama Asuransi Asei dan Bank Sulut. Selain penjaminan kredit, keduanya juga melakukan kerjasama bank garansi dan agunan kredit. Apriyani Kurniasih.
Jakarta–PT Asuransi Asei Indonesia (Asuransi Asei) berikan proteksi terhadap aset yang menjadi jaminan nasabah kepada Bank Sulut. Selain kerjasama penjaminan kredit, keduanya juga menandatangani kerjasama terkait bank garansi dan agunan kredit.
Direktur Keuangan Asuransi Asei, Syamsudin Cholid mengungkapkan, kerjasama Asuransi Asei dan Bank Sulut sudah lama terjalin. “Kali ini adalah perluasan kerjasama meliputi perjanjian penjaminan kredit, bank garansi, agunan kredit, dan lainnya” ujar Syamsudin.
Kerjasama bank garansi misalnya, telah dilakukan pada 2011 lalu. “Baru saja kerjasama bank garansi dimulai, tiba-tiba ada klaim besar Rp4 miliar dari usaha batubara. Kita belum banyak mendapatkan premi tapi Asei dapat memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kerjasama proses 14 hari,”kenang Syamsudin.
Direktur Utama Bank Sulut, Johanis Ch Salibana memaparkan, kerjasama antara Bank Sulut dengan Asuransi Asei memberikan nilai tambah dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Kami sangat memerlukan dukungan Asuransi Asei untuk mem-backup risiko Bank Sulut,”ungkapnya.
Menurut Johanis, dipilihnya Asuransi Asei menjadi mitra strategis karena banyak hal yang tidak bisa di-cover oleh asuransi lain dapat dicover Asuransi Asei. Johanis menambahkan, dalam kondisi ekonomi yang sedang melesu saat ini, Bank Sulut terus berupaya meningkatkan kinerjanya agar produksi pada 2015 meningkat.
“Salah satunya, Bank Sulut mencanangkan program Bank Sulut Go! untuk menghasilkan produksi lebih baik” tutup Johanis.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More