Asuransi Asei dan Bank Kalteng Jalin Kerjasama Kontra Bank Garansi
Jakarta — PT Asuransi Asei Indonesia (Asuransi Asei) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) menjalin kerjasama kontra bank garansi. Adapun Perjanjian Kerjasama yang dibuat adalah bertujuan untuk saling memberikan nilai lebih bagi perusahaan.
Penandatanganan yang dilaksanakan di Jakarta (20/07/2018) ini, ditandatangani oleh Plt Direktur Utama Asuransi Asei, Bapak Riduan Simanjuntak dan Direktur Utama Bank Kalteng, Bapak Yayah Diasmono serta disaksikan juga oleh para pejabat dari Asuransi Asei dan Bank Kalteng.
PT Asuransi Asei Indonesia sebagai perusahaan asuransi yang salah satu produknya adalah asuransi kredit dan penjaminan, terus meningkatkan kerjasamanya dengan lembaga keuangan perbankan. Manfaat yang ditawarkan juga cukup memberikan nilai lebih bagi perbankan. Selain itu produk layanan jaminan asuransi yang dimiliki Asuransi Asei adalah asuransi kredit perdagangan, asuransi umum dan asuransi syariah.
Baca juga: Asei Gandeng Indonesia Re Gunakan Client Portal
“Kami berharap Perjanjian Kerjasama ini dapat berjalan baik, sehingga target-target yang dimiliki oleh Bank Kalteng juga dapat terpenuhi.” ungkap Bapak Yayah Diasmono dalam sambutannya.
Bank Kalteng sebagai perusahaan BUMD memiliki visi menjadi Bank Pilihan Utama, Kuat, Terpercaya, Unggul Bersaing, Kontributif dan Kebanggan Kalimantan Tengah. Sementara Bisnis yang dijalani Bank Kalteng adalah produk dana pihak ketiga, pembiayaan/kredit, serta layanan jasa. (*)
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More
Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More