Jakarta – Dalam rangka memperluas dan meningkatkan layanan produk asuransi keuangan untuk seluruh mitra bisnis, sejalan dengan peran Asei sebagai Integrated Financial Risk Protection dan merupakan anak usaha BUMN PT IndonesiaRe (Persero), Asei menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Bukopin Tbk.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, Selasa, 30 April 2019, hal tersebut dilakukan kedua belah pihak melalui penandatangan Nota Kesepaham di Kantor Pusat Asei Gedung Menara Kadin Lt 22 Jakarta yang dilakukan oleh Direktur Utama Asei (Eko Supriyanto Hadi) dan Direktur Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bank Bukopin ( Heri Purwanto).
Adapun tujuan penandatangan Nota Kesepahaman adalah sebagai landasan bagi kedua belah pihak untuk melakukan kerja sama dalam berbagai kegiatan yang saling menunjang melaluipemanfaatan layanan jasa perbankan kaitannya dengan penutupan asuransi.
Kerjasama ini merupakan salah satu wujud kepercayaan perbankan atas layanan dan produk – produk Asei. Asei dalam kiprahnya senantiasa memegang sikap “commitment to excellence” termasuk menjalin kemitraan strategis dengan Bank Bukopin.
Dalam tahun 2019, Asuransi Asei menargetkan perolehan premi sekitar Rp500 Miliar, dimana dalam TW I/2019 telah tercapai sekitar 27% atau lebih dari Rp100 miliar. Asei optimis target premi tahun 2019 akan tercapai atau bahkan terlampaui.
Jaringan layanan Asuransi Asei terdapat di 17 Kantor cabang tersebar di seluruh Indonesia. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More