Categories: Ekonomi dan Bisnis

Astratel Masuk Ruas Tol Semarang – Solo

Dalam rangka mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, Astara Internasional dukung anak usahanya masuk mengelola ruas tol Semarang-Solo. Apriyani Kurniasih.

Jakarta–PT Astratel Nusantara (Astratel), anak perusahaan PT Astra International Tbk (Astra International) yang bergerak di bidang infrastruktur dan logistik pada hari ini, 29 Juli 2015 menuntaskan akuisisi 25% saham PT Trans Marga Jateng (TMJ), operator yang memiliki dan mengelola ruas jalan tol Semarang–Solo sepanjang 72,64 km. Dengan selesainya proses akuisisi ini, komposisi kepemilikan saham masing-masing menjadi PT Jasa Marga 73,9%, PT Astratel Nusantara 25%, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah – 1,1%.

Ruas jalan tol Semarang – Solo merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa yang selain menghubungkan kedua kota tersebut juga akan menjadi penghubung berbagai kota di Jawa Tengah dan akses ke Yogyakarta. Keberadaan ruas tol ini diharapkan dapat mengembangkan potensi ekonomi wilayah sekitarnya, sehingga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat serta memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Dengan masuknya Astrtatel, diharapkan seluruh ruas tol tersebut dapat diselesaikan dan beroperasi pada 2017

Pemerintah Indonesia kini fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur nasional termasuk terwujudnya Jalan Tol Trans Jawa pada tahun 2018. Sejalan dengan fokus pemerintah tersebut, PT Astratel Nusantara ingin berperan serta dengan menambah investasi jalan tol.

Dengan tuntasnya akuisisi saham tersebut, PT Astratel Nusantara (AN) memiliki empat ruas jalan tol melalui kepemilikan saham di empat perusahaan, yakni PT Marga Mandalasakti (MMS) dengan kepemilikan 79,31% saham (ruas tol Tangerang – Merak), PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) dengan kepemilikan 95% (ruas tol Jombang – Mojokerto), PT Marga Trans Nusantara (MTN) dengan kepemilikan 40% (ruas tol Serpong – Kunciran) dan PT Trans Marga Jateng (TMJ) dengan kepemilikan 25% (ruas tol Semarang – Solo).

Apriyani

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

13 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago