Ekonomi dan Bisnis

Astra Melalui YDBA, Perluas Pembinaan untuk UMKM Naik Kelas di Yogyakarta dan Solo

Jakarta – Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) terus berupaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas, mandiri, dan berkelanjutan. Pembinaan ini mencakup berbagai sektor, seperti manufaktur, bengkel roda empat, pertanian bernilai tambah, kerajinan, dan kuliner.

Pada tahun 2022, Astra melalui YDBA memulai pembinaan UMKM di sektor pertanian komoditas serai wangi di Desa Dlingo, Bantul, Yogyakarta, yang melibatkan 19 petani.

Hasilnya, para petani mencatat pencapaian positif, seperti pengurusan izin usaha, proses perizinan BPOM untuk produk turunan seperti sabun serai wangi, pemasaran daring, hingga penerapan teknik budidaya sesuai standar pembinaan.

Sekretaris Pengurus YDBA, Ema Poedjiwati Prasetio, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan UMKM.

Dengan komitmen kolaborasi yang dilakukan, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi Astra melalui YDBA dengan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang (Polbangtan YoMa).

“Sebelumnya Astra melalui YDBA sendiri telah berkolaborasi dengan Polbangtan di wilayah Bogor maupun Banyuwangi,” kata Ema dalam penandatanganan komitmen kolaborasi, dikutip Sabtu, 30 November 2024.

Baca juga : BNI AM dan Mandiri Sekuritas Ajak Karyawan Toyota Astra Finance Investasi Reksa Dana

Direktur Polbangtan YoMa, Dr. Bambang Sudarmanto, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai program lain untuk mendukung keberlanjutan petani Indonesia.

Sedangkan, Ketua Sertifikasi BBPOM Yogyakarta, Ratna Widiastuti, menilai positif dan mendukung kolaborasi yang dilakukan Astra melalui YDBA dengan Polbangtan YoMa. 

“BBPOM Yogyakarta sendiri berharap kolaborasi seperti ini dapat diperluas di wilayah lain, sehingga ke depan akan banyak kerja sama dan cerita positif dari para UMKM yang menerima dampak positif dari program kolaborasi pembinaan ini,” bebernya.

Perluasan Pembinaan UMKM Bengkel di Solo Raya

Sektor bengkel roda empat juga menjadi salah satu fokus pembinaan Astra melalui YDBA sejak 2006. Astra bahkan mendirikan Himpunan Bengkel Binaan YDBA (HBBA) untuk mendorong para pelaku UMKM berbagi pengalaman dan strategi dalam mengembangkan bisnis.

Pada November 2024, Astra meresmikan program pembinaan UMKM bengkel roda empat di Solo Raya. Wilayah ini dipilih karena tingginya komitmen UMKM dalam mengikuti program persiapan sebelum peresmian.

Bendahara Pengurus YDBA, Agung K. Sampurno, menyatakan bahwa program ini bertujuan mendukung UMKM bengkel di Solo Raya agar naik kelas dan mandiri.

Ketua Umum HBBA, Andri Rahmadi, menekankan pentingnya semangat belajar dan menuntut ilmu sebagai kunci sukses bisnis.

Salah satu pelaku UMKM Bengkel di Solo Raya, Dwi Hartanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program ini. Ia memberikan semangat kepada para UMKM Bengkel untuk komitmen dan konsisten menjalankan pembinaan yang diberikan YDBA tersebut. 

Baca juga : BI Gratiskan Biaya MDR QRIS untuk Transaksi hingga Rp500 Ribu, Ini Respons AstraPay

“Peresmian ini bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari proses menuju keberhasilan,” ujarnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

20 hours ago