News Update

Astra Incar Transaksi Rp800 Miliar di GIIAS 2021

Jakarta – Astra Financial menargetkan nilai transaksi sebesar Rp800 miliar di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. Target ini sama dengan realisasi pada GIIAS sebelumnya yang diselenggarakan pada 2019 lalu.

“Kami pernah mencapai 4.773 spk (surat pesanan kendaraan) di tahun 2019. Kami optimistis capai target itu, nilainya sekitar Rp800 miliar,” ungkap Chief Marketing Officer (CMO) Retail Business Asuransi Astra, Gunawan Salim, Senin, 8 November 2021.

Dirinya juga merasa optimistis target teraebut dapat tercapai meskipun kondisi ekonomi di 2021 masih belum sepenuhnya pulih. “Kita tau di tahun ini, 2021 kondisi kita belum kembali seperti di 2019, tapi saya optimistis karena GIIAS tahun ini banyak sekali launching produk baru,” ujarnya.

Selain banyaknya produk baru yang akan diluncurkan, GIIAS tahun ini juga akan menawarkan berbagai promosi dan kemudahan layanan.

Chief Marketing and Sales Officer (CMSO) ACC, Tan Chian Hok mengajak para pecinta otomotif untuk meramaikan GIIAS 2021. Menurutnya juga, produk baru yang keluar bisa meningkatkan animo masyarakat karena sudah dua tahun tidak ada event offline.

“Selain bunga murah dari 0, kita keluarkan juga berbasis angsuran mulai dari Rp2 juta, terutama buat pemesan LCGC yang cash flow miliknya belum stabil,” ungkapnya.

Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), penyaluran pembiayaan untuk kendaraan roda empat meningkat 39,8% menjadi Rp127.8 trillun dibanding data pada periode yang sama tahun 2020 yang senilai Rp91.4 triun.

Di samping itu, dilansir dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), untuk industri kendaraan roda dua, data penjualan sepeda motor nasional pada periode Januari hingga September 2021 mencapai 3,76 juta unit, meningkat 56,8% dibanding periode yang sama tahun 2020 yang berjumiah 2,18 juta unit. (*) Dicky F. Maulana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

20 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

21 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

21 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

21 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 day ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 day ago