Keuangan

Astra Financial Incar Transaksi Rp2,3 T di GIIAS 2023, Roda Empat Masih jadi Kontributor Utama

Jakarta – Astra Financial, divisi jasa keuangan dari PT Astra International Tbk, membidik pembiayaan dan transaksi sebesar Rp2,3 triliun di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Target itu naik dibandingkan realiasi tahun lalu yang mencapai Rp2 triliun.

Menurut Rudy Chen, Executive in Charge Astra Financial, kenaikan target itu dilatari tren penjualan mobil yang meningkat. Pada semester pertama 2023, mengacu data Gaikindo, penjualan mobil dalam negeri mencapai 505.985 unit, naik 6,5% year on year (yoy) ketimbang tahun sebelumnya.

“Di tahun lalu Astra Financial berhasil mencapai target Rp2 triliun untuk nilai pembiayaan dan penjualan. Kalau melihat tadi yang saya sampaikan bahwa penjualan mobil sampai first half 2023 yang meningkat, kami mempunyai harapan untuk mencapai target yang lebih baik lagi di tahun ini,” terang Rudy dalam Media Gathering Astra Financial di Jakarta, Senin, 7 Agustus 2023.

Baca juga: Kontribusi Laba Astra Financial ke Grup Astra Tembus Rp6 Triliun

Sementara Tan Chian Hok, Project Director Astra Financial GIIAS 2023 mengatakan, dari target Rp2,3 triliun tersebut, sekitar Rp1,8 triliun diproyeksikan dari GIIAS Jakarta pada 10-20 Agustus 2023. Sedangkan Rp800 juta sisanya ditargetkan pada gelaran GIIAS Surabaya pada 20-24 September 2023 mendatang.

Ia menambahkan, kontributor utamanya akan berasal dari segmen kendaraan roda empat. Mengacu pada pengalaman tahun lalu, sekitar 80-90% diantaranya bersumber dari transaksi atau pembiayaan roda empat.

Sekadar informasi, pada gelaran GIIAS 2023, Astra Financial kembali berpartisipasi sebagai platinum sponsor. Astra Financial membawa 9 dari 14 unit bisnisnya, yakni FIFGroup, Astra Credit Company (ACC), dan Toyota Astra Financial Services (TAF) untuk pembiayaan. Lalu ada Asuransi Astra dan Astra Life di lini bisnis asuransi. Sedangkan di bisnis keuangan digital, Astra Financial menghadirkan Astra Pay, MauCash, Moxa, dan SEVA. Unit-unit bisnis Astra Financial ini menyediakan berbagai penawaran menarik. (*) Ari Astriawan.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago