Adira: Kenaikan Suku Bunga BI, Berdampak Signifikan ke Pembiayaan
Jakarta–PT Astra International Tbk (Astra) mendominasi penjualan pasar roda empat secara nasional hingga April 2017. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Januari hingga April 2017, pangsa Grup Astra berhasil mengambil 57 persen pangsa pasar.
Tercatat pada kendaraan roda empat, Astra menempatkan empat merek, yakni Toyota, Daihatsu, Isuzu, serta Peugeot. Penjualan tertinggi ditopang oleh Toyota yang sepanjang empat bulan tahun ini mencetak 141.051 unit penjualan, disusul urutan kedua ada Daihatsu yang membukukan 65.265 unit, Isuzu 5.340 unit, dan Peugeot 16 unit.
Untuk bulan April 2017 saja Toyota berhasil menjual produk mobilnya sebesar 33.440 unit meningkat dari pada April 2016 yang hanya 31.195 unit.
Begitupula yang terlihat meningkat pada produk datsun untuk bulan April 2017 saja datsun berhasil menjual produk mobilnya sebesar 15.535 unit meningkat dari pada April 2016 yang hanya 14.402 unit.
Tercatat juga dari segi wholesales roda empat nasional hingga April 2017 mencapai 373.407 unit. Low MPV masih menjadi model terlaris dengan 93.976 unit diikuti low cost green car (LCGC) 84.087, dan low SUV (Sport Utility Vehicle) 37.838 unit.
Lebih lanjut, LCGC juga berkontribusi besar terhadap performa Astra. Di mana, dari 211.672 mobil yang terjual hingga April 2017, 66.418 unit di antaranya disumbang jenis LCGC. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More