News Update

Astra Bagi Dividen Rp8,67 Triliun

Jakarta – PT Astra International Tbk (ASII) mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk membagikan dividen tunai Rp214 per saham. Total nilai dividen tersebut mencapai Rp8,67 triliun.

Manajemen Astra mengungkapkan, jumlah dividen itu terdiri dari dividen interim Rp60 per saham atau Rp2,43 triliun yang telah dibayarkan pada 31 Oktober 2018 serta dividen final Rp154,13 per saham atau Rp6,24 triliun.

“Sisa dividen final akan dibayarkan pada 24 Mei 2019 kepada para pemegang saham yang tercatat per 8 Mei 2019,” tulis Manajemen Astra, Kamis, 25 April 2019.

Selain dividen, para pemegang saham juga menyetujui sisa laba perseroan atau sebesar Rp13 triliun dibukukan sebagai laba ditahan.

Pembagian dividen akan dilakukan dengan memerhatikan ketentuan-ketentuan pajak, Bursa Efek Indonesia, dan ketentuan pasar modal lain yang berlaku.

RUPST Astra juga menyetujui perubahan susunan manajemen dengan menerima pengunduran diri Takayuki Yoshitsugu dari Komisaris Independen serta mengangkat Akihiro Murakami sebagai penggantinya.

Astra juga mengangkat John Raymond Witt dan Stephen Patrick Gore sebagai Komisaris dan FXL Kesuma sebagai direktur serta Djony Bunarto Tjondro sebagai Wakil Presiden Direktur. (*)

Apriyani

Recent Posts

Insentif Mobil Listrik Berakhir, OJK: Pembiayaan Tetap Moncer di 2026

Poin Penting Insentif mobil listrik impor CBU berakhir per 31 Desember 2025, namun OJK menilai… Read More

22 mins ago

DPR Apresiasi Langkah KLH Gugat 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatra

Poin Penting Komisi XII DPR mendukung KLH menggugat perdata enam perusahaan yang diduga memicu banjir… Read More

50 mins ago

Gozco Capital Borong Saham BBYB Hampir Rp100 Miliar, Kepemilikan Jadi 9,31 Persen

Poin Penting Gozco Capital tambah kepemilikan BBYB hampir Rp100 miliar, membeli 207 juta saham senilai… Read More

57 mins ago

Utang Luar Negeri Perbankan November 2025 Turun Jadi USD31,41 Miliar

Poin Penting ULN perbankan nasional turun tipis menjadi USD31,41 miliar pada November 2025 dari USD31,70… Read More

1 hour ago

Sumber Pendanaan Pindar Didominasi Perbankan, Nilainya Tembus Rp60,79 Triliun

Poin Penting Pendanaan pinjaman daring (pindar) per November 2025 masih didominasi perbankan sebesar Rp60,79 triliun… Read More

2 hours ago

Bursa CFX: Industri Aset Kripto Tetap Tumbuh di 2026, Didukung Adopsi Korporasi

Poin Penting Industri kripto diproyeksikan tetap tumbuh di 2026, didukung meningkatnya adopsi korporasi meski masih… Read More

2 hours ago