Jakarta–PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen final tahun buku 2016 sebesar Rp113 per saham pada 19 Mei 2017.
Rencana pembagian dividen ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan perseroan di Jakarta, Kamis, 20 April 2017.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham telah menyetujui rencana perseroan untuk membagikan dividen tunai total sebesar Rp168 per saham. Nilai keseluruhannya mencapai Rp6,801 triliun, setara 44,8 persen dari laba bersih 2016 yang sebesar Rp15,155 triliun.
Chief of Corporate Communication Astra, Pongki Pamungkas menjelaskan, sebagian dari dividen tersebut telah didistribusikan pada 21 Oktober 2016 sebagai dividen interim sebesar Rp55 per saham.
Perseroan menetapkan tanggal pencatatan untuk pemegang saham yang berhak atas dividen atau recording date pada 4 Mei 2017. “Sedangkan, sisa laba sebesar Rp8,354 triliun dibukukan sebagai laba ditahan,” kata Pongki. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More
Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More
Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More
Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More
Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More