PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) meluncurkan langkah strategis menuju identitas merek baru. Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) telah melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024, yang membahas antara lain terkait dengan penggunaan laba bersih.
Dalam RUPST itu disampaikan bahwa Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp579,87 miliar atau Rp33,87 per lembar saham atau setara dengan 65 persen dari laba per saham tahun 2024.
Berdasarkan harga penutupan saham pada 16 Juni 2025 sebesar Rp525 per lembar, maka yield dividen saham Perseroan yang dibagikan adalah sebesar 6,45 persen dan menjadi total nilai dividen tunai yang terbesar yang dibagikan Perseroan hingga saat ini.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Saham ACES, ANTM, CBDK, dan DAAZ Siap Cuan
Direktur Utama Perseroan, Prabowo Widyakrisnadi, menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi momentum penting yang menegaskan keberhasilan strategi fundamental ACES sepanjang 2024, mulai dari ekspansi toko, inovasi produk dan layanan, hingga transformasi strategis dengan meluncurkan AZKO sebagai wajah baru Perseroan.
“Melalui pembagian dividen ini, kami mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, dan berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ucap Prabowo dalam keterangannya dikutip, Rabu, 18 Juni 2025.
Di mana, untuk jadwal pembagian dividen adalah sebagai berikut:
Baca juga: 29 Tahun Eksis, ACE Hardware Indonesia Ganti Identitas Jadi AZKO
Adapun RUPST juga telah menerima pengunduran diri Sugiyanto Wibawa dari jabatannya sebagai Direktur. Sehingga, susunan terbaru Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Editor: Yulian Saputra
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More