Jakarta – Program vaksinasi nasional tahap kedua berencana untuk fokus menyasar para pelayan publik, seperti pedagang, guru, ASN, dan pekerja lain. Ikhsan Ingratubun, Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah untuk melibatkan pedagang pasar dan pelaku UMKM dalam vaksinasi.
“Kita mengapresiasi program pemerintah untuk melakukan vaksinasi pada pelaku pasar, karena dampak COVID-19 pada perekonomian bangsa ini cukup besar bagi pedagang-pedagang pasar atau pelaku usaha mikro,” ujar Ikhsan dalam diskusi virtual melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID.
Akumindo sudah meminta dan mengimbau anggotanya yang termasuk pedagang pasar agar segera divaksinasi. Vaksinasi Covid-19 akan meningkatkan kepercayaan publik, sehingga pemulihan perekonomian akan berjalan lebih cepat. Ikhsan berharap program vaksinasi di kuartal I 2021 akan membawa tren positif ke depan.
“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya sasaran vaksinasi tahap kedua ini nanti, manfaatkanlah peluang ini untuk bertanggung jawab pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Kalau mendengar program vaksinasi ini silakan datang ke tempatnya, asalkan masuk kelompok penerima vaksin tahap kedua,” ujarnya.
Ikhsan tidak lupa mengingatkan kepada para pedagang yang melakukan vaksinasi untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang ketat akan semakin mengurangi potensi tertular Covid-19. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More