Jakarta – Chartered Financial Analyst (CFA) Institute bersama CFA Society Indonesia menggelar kompetisi riset global bagi mahasiswa. Tim pemenang akan mewakili Indonesia di tingkat regional dan global di Chicago, Illinois, Amerika Serikat pada April 2016.
Direktur Eksekutif CFA Society Indonesia, Annastasha Suraji mengatakan, mahasiswa yang menjadi peserta kompetisi riset bertajuk The CFA Institute Research Challenge ini akan mendapatkan mentoring dan pelatihan intensif tentang analisa finansial dari CFA Society Indonesia serta Faculty Adviser universitas yang bersangkutan.
“Pada penyelenggaraan kompetisi riset investasi ke-10 tahun ini, setiap tim yang terdiri dari 4-5 mahasiswa akan ditantang untuk melakukan riset dan analisis terhadap salah satu emiten, yaitu Semen Indonesia,” kata Annastasha Suraji dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 3 Februari 2016.
Setiap tim peserta, lanjut Annastasha, diwajibkan membuat sebuah laporan initiation-of-coverageemiten dengan rekomendasi buy, sell, atau hold. Rekomendasi tersebut nantinya akan dipresentasikan di hadapan juri yang terdiri dari para professional di industri investasi pada 29 Januari 2016 di Mandiri Club, Jl. Mataram 1 No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dari lima tim peserta yang sebelumnya telah berhasil melalui babak prakualifikasi. Tim Universitas Indonesia berhasil mengungguli tim dari Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Surabaya, dan Universitas Gadjah Mada. Adapun juri yang menguji para peserta antara lain Head of Equity Sales DBS Vickers Securities, Ricardo Silaen; CFO Medco Energy, Lany Wong; dan Head of Research BEI, Poltak Hotradero.
Tahun lalu, kompetisi riset investasi mendapatkan dukungan dari Bloomberg Institute, dimana peserta dilatih menggunakan Terminal dan software Bloomberg dalam membuat laporan analisa dan riset. Informasi lebih lanjut mengenai CFA Institute atau kompetisi ini bisa didapatkan di situswww.cfainstitute.org. (*) Ria Martati
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More