Jakarta–Asmawi Syam, mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo, menggantikan Budi Tjahjono.
Sebelumnya, Budi Tjahjono sendiri telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus komisi fiktif asuransi oil and gas BP Migas-KKKS, kala menjabat sebagai dirut PT Asuransi Jasa Indonesia (persero).
Sumber Infobank menyebutkan, Asmawi yang memiliki pengalaman mumpuni di industri keuangan, termasuk menjadi bos bank pencetak laba terbesar di Tanah Air, dinilai tepat untuk mengisi posisi Dirut Askrindo.
Adapun kinerja Askrindo pada tahun lalu mencatatkan laba bersih Rp907 miliar. Menurun dibandingkan perolehan tahun 2015 yang mampu menyentuh angka Rp1 triliun. Penurunan menurut manajemen perseroan terjadi akibat meningkatnya pencadangan dan klaim.
Sementara untuk tahun 2017, Askrindo tetap akan mengandalkan penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang plafonnya ditetapkan pemerintah sebesar Rp110 triliun. Di mana separuhnya akan diserap Askrindo dan separuh lagi oleh Jamkrindo. (*)
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More