Jakarta–Asmawi Syam, mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo, menggantikan Budi Tjahjono.
Sebelumnya, Budi Tjahjono sendiri telah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus komisi fiktif asuransi oil and gas BP Migas-KKKS, kala menjabat sebagai dirut PT Asuransi Jasa Indonesia (persero).
Sumber Infobank menyebutkan, Asmawi yang memiliki pengalaman mumpuni di industri keuangan, termasuk menjadi bos bank pencetak laba terbesar di Tanah Air, dinilai tepat untuk mengisi posisi Dirut Askrindo.
Adapun kinerja Askrindo pada tahun lalu mencatatkan laba bersih Rp907 miliar. Menurun dibandingkan perolehan tahun 2015 yang mampu menyentuh angka Rp1 triliun. Penurunan menurut manajemen perseroan terjadi akibat meningkatnya pencadangan dan klaim.
Sementara untuk tahun 2017, Askrindo tetap akan mengandalkan penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang plafonnya ditetapkan pemerintah sebesar Rp110 triliun. Di mana separuhnya akan diserap Askrindo dan separuh lagi oleh Jamkrindo. (*)
Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi lanjut melemah ke level 8.150 pada perdagangan 27 Februari 2026 setelah… Read More
Poin Penting Nanovest mengandalkan aplikasi sederhana dan user friendly tanpa grafik rumit untuk menarik investor… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group ENTAH ide dari mana datangnya, tidak… Read More
Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More