Asuransi Sinar Mas; Literasi keuangan. (Foto: Erman Subekti).
ASM sebelumnya telah meluncurkan lima seri buku cerita dan mewarnai yang terdiri dari asuransi mobil, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, asuransi kebakaran, dan asuransi motor. Dwitya Putra
Jakarta – Dalam rangka edukasi literasi keuangan dan mendukung program pemerintah terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), PT Asuransi Sinar Mas (ASM) kembali meluncurkan buku cerita dan mewarnai edisi ke-6 mengenai asuransi kesehatan dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Dalam buku ini anak-anak akan diperkenalkan mengenai pentingnya asuransi.
“Kami ingin siswa-siswi dapat lebih mengenal dan memahami asuransi kesehatan yang berkaitan dengan Jaminan Kesehatan Nasional, serta
Kartu Indonesia Sehat, sehingga mereka dapat bercerita kepada orang tua masing-masing,” kata Direktur PT Asuransi Sinar Mas Dumasi M. M. Samosir, akhir pekan kemarin, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, akhir pekan kemarin.
Sebelumnya, ASM telah meluncurkan 5 seri buku cerita dan mewarnai yang terdiri dari 1 asuransi mobil, seri 2 asuransi kesehatan, seri 3 asuransi perjalanan, seri 4 asuransi kebakaran, dan seri 5 asuransi motor.
Pada pameran yang berlangsung sejak 1-9 Agustus, ASM membuka sesi workshop dan forum diskusi dengan korporasi-korporasi mengenai produk asuransi. Serta, berbagai aktivitas seperti bercerita mengenai asuransi.
“Selama 9 hari pameran ini, telah bergabung puluhan orang Business Partner dan Associate Partner ASM,” tambah Dumasi. (*) @dwitya_putra14
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Irawati) Read More
Poin Penting APBN Februari 2026 defisit Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari PDB, dengan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance meluncurkan asuransi mikro t mudik (konvensional dan syariah) untuk memberikan perlindungan… Read More
Poin Penting Pemerintah menggulirkan stimulus fiskal dan bansos sejak awal 2026 untuk menjaga daya beli;… Read More
Poin Penting Lahan yang ditempati Cani (80) adalah tanah milik desa, dipilih untuk pembangunan Kopdes/Kel… Read More
Poin Penting Frekuensi transaksi Mandiri Agen naik 44 persen yoy menjadi 2,34 juta pada Januari… Read More