Jakarta – Berbagai inovasi dan upaya telah dilakukan PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo untuk terus beradaptasi di era digital. Dengan melihat kebutuhan masyarakat saat ini, Askrindo pun melakukan pengembangan khususnya di bidang IT dan digital, sejalan dengan adanya transformasi di era digitalisasi seperti saat ini.
Direktur Operasional PT Askrindo, Erwan Djoko Hermawan mengatakan, Askrindo terus melakukan peningkatan sistem digitalisasi untuk meningkatkan kecepatan dan kemudahan layanan kepada mitra dan nasabah dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Dengan demikian, nasabah akan merasa lebih nyaman.
Ke depan pihaknya juga terus memenuhi kebutuhan para nasabahnya, sehingga mereka akan lebih mudah menjalankan bisnisnya dimasa pandemi seperti sekarang ini. “Tantangan di Industri Asuransi, terutama memasuki era digitalisasi memacu persaingan dan kreativitas perusahaan asuransi di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya seperti dikutip 1 Maret 2022.
Berkat inovasi yang telah dilakukan Askrindo selama ini, perusahaan pun membuktikannya dengan penghargaan yang diterima seperti penghargaan dalam acara 3rd Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022 sebagai Most Popular Digital Financial Brand in E-Claim katagori General Insurance Company. Penghargaan yang diterima Askrindo merupakan penghargaan yang ketiga kalinya.
Selain itu, Askrindo juga meraih penghargaan sebagai Platinum Award atau Very Excellent dengan score 90,67 serta The Best IT for State Owned Enterprise Company, Catagory Insurance dalam ajang Indonesia Digital Marketing Award. Direktur Operasional PT Askrindo, Erwan Djoko Hermawan mengatakan, dengan diraihnya penghargaan digital ini, diharapkan dapat menjadi motor penggerak semangat bagi Askrindo.
“Kami sangat berterimakasih kepada para nasabah kami karena merekalah yang benar benar merasakan hal ini, ini bagian dari permulaan untuk terus memenuhi kebutuhan itu dan kedepan bisa terus lebih baik lagi sehingga para nasabah akan lebih mudah dalam menjalankan bisnis mereka dalam berhubungan dengan asuransi,” ucap Erwan.
Dirinya menjelaskan, penghargaan digital ketiga kalinya ini tentunya menjadi ‘cambuk’ juga bagi Askrindo karena era saat ini tidak bisa lepas dari digital dan komunitas. “Kami akan mempertahankan apa yang telah banyak didapatkan dan serta meningkatkan kinerja perusahaan dengan melakukan pengembangan inovasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More