Bekasi – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo yang merupakan Anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan BUMN, Indonesia Financial Group atau IFG, menyalurkan bantuan berupa barang kebutuhan pokok seperti beras dan makanan juga memberikan trauma healing kepada korban banjir di Muara Gembong Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kepala PKBL ASKRINDO Nur Aini yang didampingi Dewa Agung Rudi selaku Kepala PKBL Indonesia Finansial Group (IFG) mengatakan, bantuan yang disalurkan itu sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Direktur Kepatuhan dan SDM ASKRINDO Kun Wahyu Wardana menyampaikan kegiatan ini merupakan program ASKRINDO Peduli. “Kami berharap bantuan yang serahkan, bisa meringankan beban para korban,” ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis, 4 Maret 2021.
Secara simbolis, bantuan untuk korban bencana banjir diserahkan oleh Rombongan dari ASKRINDO, IFG dan PAUD Institute di Muara gembong, selain itu rombongan juga mengunjungi PAUD Tiara Bahagia yang rusak akibat banjir.
“Kami juga menghibur anak-anak korban bencana banjir dengan mengajak bermain sulap, mendongeng dan bernyanyi untuk memberikan trauma healing dan mengembalikan kegembiraan anak-anak,” tambah Kun Wahyu.
Direktur PAUD Institute Dhanang Sasongko mengapresiasi kepedulian ASKRINDO bagi korban bencana alam yang membutuhkan uluran tangan berbagai pihak dimasa yang sangat sulit ini akibat pandemi Covid-19. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More