Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto menerima penghargaan Indonesia Top Insurance Award 2025. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali meraih penghargaan Indonesia Top Insurance Award 2025 yang diselenggarakan oleh The Iconomics di Jakarta. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan dengan kinerja dan pertumbuhan yang lebih baik selama 2024-2025.
Askrindo dianugerahi penghargaan dalam kategori perusahaan dengan aset di atas Rp15 triliun. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto.
Baca juga: Askrindo Salurkan Asuransi Mikro Bahari untuk Nelayan, Dukung UMKM Kelautan
Budhi mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pegawai Askrindo untuk terus meningkatkan perbaikan proses bisnis dan Service Level Agreement (SLA) serta kepuasan mitra bisnis ke depannya.
“Keberhasilan ini bukti komitmen Askrindo yang memiliki tujuan untuk menjadi penyedia solusi pengelola risiko tepercaya di Indonesia. Askrindo akan terus berupaya untuk tumbuh dan konsisten dalam meningkatkan pelayanan,” kata Budhi di Jakarta.
Baca juga: Proteksi Kelangsungan Usaha 10 Ribu Mitra UMKM, Alfamart dan Askrindo Lakukan Ini
Budhi juga menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari langkah-langkah transformasi yang dilakukan perusahaan pada tahun 2024.
Transformasi tersebut mencakup tata Kelola, Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi Informasi (TI), proses bisnis, keuangan dan akuntansi.
Askrindo menegaskan akan terus melakukan perbaikan dalam proses bisnis agar seluruh nasabah dapat mengakses layanan dan produk asuransi dengan mudah.
“Askrindo juga berkomitmen untuk meningkatkan Good Corporate Governance (GCG/tata kelola perusahaan yang baik) pada semua lini, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi industri asuransi dan perekonomian Indonesia,” tutup Budhi. (*)
Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More
Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More
Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More