Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo terus fokus dalam peningkatan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) sebagai upaya dalam menjaga bisnisnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas serta mewujudkan nilai Perusahaan dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders.
Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo Kun Wahyu Wardana mengatakan, fokus utama dalam penerapan GCG adalah bagaimana suatu perusahaan dapat menjalankan kontrol internal yang baik, dan didukung dengan transparansi serta akuntabilitas yang sejalan dengan digitalisasi. Melalui tata kelola yang baik ini perusahaan akan selalu melakukan inovasi guna memberikan kinerja terbaik dan membangun citra yang positif di mata masyarakat.
“Ini membuktikan bahwa Askrindo sebagai perusahaan asuransi yang telah berhasil melakukan monitoring kepatuhan bisnis, sebagai upaya pencegahan dan pendeteksian fraud guna mendorong budaya perusahaan yang sehat dan akuntabel,” ujar Kun dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 28 Maret 2022.
Askrindo telah berkomitmen dalam penerapan GCG, karena dianggap penting dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan. Menurutnya, Askrindo telah melakukan assessment dan bekerjasama dengan lembaga independen untuk mengukur atau menilai implementasi GCG, melalui review dokumen, kuesioner, wawancara dengan pemimpin perusahaan, dan observasi lapangan.
Selain itu Askrindo telah memiliki saluran pengaduan yaitu Whistle Blowing System (WBS) yang dapat digunakan oleh karyawan Askrindo maupun masyarakat untuk melaporkan indikasi perbuatan atau pelanggaran di lingkungan korporasi.
Atas komitmen perusahaan dalam penerapan GCG, Askrindo pun berhasil meraih dua penghargaan bergengsi guna meningkatkan citra bisnis perusahaan yakni penghargaan GCG Terbaik dari BUMN Track dan The Best Marketing for SEO’s Company. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak semangat bagi Askrindo. Penghargaan yang diterima Askrindo ini tentunya tidak lepas dari support seluruh stakeholder serta nasabah setia yang menggunakan jasa Askrindo.
“Kedepannya, Askrindo akan terus melihat tuntutan-tuntutan pasar agar terus melakukan inovasi serta akan terus bertransformasi di era digitalisasi seperti saat ini. Kami akan mempertahankan apa yang telah banyak didapatkan dan serta meningkatkan kinerja perusahaan dengan melakukan pengembangan inovasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan Masyarakat,” tutup Kun. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More