Keuangan

Askrindo Kembali Raih Stable Outlook dari PEFINDO

Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) kembali meraih peringkat idAA+ dengan prospek Stabil (Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

Peringkat tersebut mencerminkan karakteristik keamanan keuangan yang sangat kuat dan keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan prospek stabil untuk periode pemeringkatan tahun 2025 hingga 2026.

Direktur Kepatuhan, SDM dan Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menyampaikan bahwa pencapaian Askrindo pada 2023 merupakan hasil dari strategi yang efektif dan pelaksanaan yang disiplin.

“Perusahaan terus mengoptimalkan bisnis program sebagai bagian dari komitmen dalam menjalankan penugasan pemerintah dan juga bisnis Non Program yang terus diperkuat oleh perusahaan” ujar Mahelan dalam keterangannya, Senin, 21 Juli 2025.

Baca juga: Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri di 57 Lokasi Wisata Jawa Timur

Peringkat idAA+ Stable Outlook juga mencerminkan peran penting Askrindo dalam mendukung program pemerintah, posisi bisnis yang sangat kuat, serta profil permodalan yang solid. Meski demikian, peringkat ini masih dibatasi oleh kinerja operasional yang dinilai cukup.

Perusahaan dengan peringkat idAA dinilai memiliki karakteristik keamanan keuangan yang sangat kuat dibandingkan perusahaan lain di Indonesia. Simbol tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat tersebut berada di atas rata-rata dalam kategori yang sama.

“Penguatan portofolio bisnis non program menjadi faktor kunci dalam mendukung pencapaian kinerja di tahun 2024 dan 2025. Kendati terjadi kenaikan klaim pada lini program, Askrindo telah menjalankan strategi pengendalian klaim yang efektif, termasuk melalui optimalisasi penagihan subrogasi,” kata Mahelan.

“Selain itu, Askrindo terus melanjutkan agenda transformasi, penyempurnaan proses bisnis, serta penerapan PSAK 117 untuk mendorong pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. Seluruh inisiatif tersebut diperkuat dengan integrasi layanan dan produk secara menyeluruh,” lanjutnya.

Baca juga: Askrindo Gandeng Perhutani, Beri Asuransi Kecelakaan di 73 Wisata Alam

Sebagai informasi, Askrindo menyediakan layanan asuransi untuk program kredit mikro pemerintah (KUR), pinjaman bank dan pembiayaan non-bank, asuransi kredit perdagangan, surety bond, customs bond, dan asuransi umum.

Askrindo dimiliki 99,99 persen oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia dan sisanya oleh Pemerintah Indonesia melalui saham Seri A Dwiwarna. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

5 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

7 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

7 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

7 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

7 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

8 hours ago