Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo menjadi mitra resmi Asuransi Kecelakaan Diri pada gelaran akbar music jazz berskala Internasional, Jakarta Internasional BNI Java Jazz Festival 2022 XVII Edition 27-29 Mei 2022.
Direktur Operasional Askrindo, Erwan Djoko Hermawan menjelaskan, di Java Jazz Festival, Askrindo memberikan perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri dengan nilai total pertanggungan hingga Rp1,5 triliun, untuk seluruh Artis baik lokal maupun Internasional, seluruh kru dan juga penonton Java Jazz Festival 2022 selama event berlangsung. Hal ini sebagai komitmen Askrindo untuk melakukan penetrasi ke segmen ritel dan menjaring pasar generasi muda.
Askrindo akan semakin gencar untuk masuk ke event-event musik ke depannya. Ini bukan kali pertama kerjasama antara Askrindo dan Java Festival Production, tahun 2019 Askrindo hadir pada event Hodgepodge Superfest 2019. Di tahun yang sama, Askrindo juga memberikan perlindungan serupa pada perhelatan Prambanan Jazz Festival, Jogjakarta.
“Pemegang tiket Java Jazz termasuk artis dan kru, terlebih dahulu melakukan download aplikasi Digiask by Askrindo dan memilih produk Java Jazz Festival, maka secara otomatis terproteksi oleh Asuransi Kecelakaan Diri Askrindo. Ini menjadi ajang yang baik untuk memperkenalkan Askrindo lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 25 Mei 2022.
Erwan memaparkan, dengan filosofi “ASK to protect you”, Askrindo akan memberikan perlindungan dan kenyamanan serta memberikan manfaat asuransi yang akan dibayarkan apabila pemegang polis mengalami kecelakaan yang terjadi selama di area lokasi pelaksanaan event Java Jazz Festival 2022. Dirinya berharap, dengan menjadi mitra asuransi gelaran event Internasional, Askrindo semakin dikenal lebih luas di masyarakat baik nasional maupun Internasional.
Selain itu juga Askrindo menyediakan fasilitas kesehatan terpadu di titik-titik strategis lokasi konser sehingga mudah dijangkau, seperti tim medis, dokter jaga, dan tenaga kerja kesehatan ahli, hingga mobil ambulans guna melayani kebutuhan medis seluruh pihak selama acara berlangsung.
“Support kami menegaskan komitmen untuk memberikan proteksi menyeluruh agar penikmat konser dapat bebas mengekspresikan dirinya terhadap musik dengan rasa aman dan nyaman. Antusiasme penonton akan gelaran ini juga nampak jelas sekali, apalagi 2 tahun pandemi, konser-konser tidak diperkenankan, ini akan sangat mengobati kerinduan akan konser musik,” ucap Erwan. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More