Askrindo Incar 12.000 Asuransi Kapal Sandar di Perairan Pelindo III
Surabaya – PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo melakukan perluasan kerjasama dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) tentang Asuransi kapal sandar dan Penanggulangan Polusi Minyak (Oil Pollution) bagi kapal-kapal yang bersandar di wilayah perairan Pelindo III.
Direktur Operasional Komersil Askrindo, Dwi Agus Sumarsono dalam keterangannya, di Surabaya, Rabu, 15 Agustus 2018 menjelaskan, Askrindo dan Pelindo III sebelumnya juga sudah melakukan kerja sama untuk penutupan asuransi aset milik Pelindo III beserta groupnya.
Selain itu, Askrindo juga telah mengcover Pelindo III dengan beberapa produk Askrindo antara lain, Property All Risk Insurance (PAR), Earthquake Insurance, Movable All Risk Insurance, Contractor Plant Machinery Insurance, Civil Engineering, Completed Risk Insurance, dan Marine Hull Insurance.
Baca juga: Askrindo Jajaki Pasar Asuransi ke BUMN Perkapalan dan Industri Estate
“Untuk perluasan kerjasama ini kita akan mengcover kapal kapal yang bersandar di wilayah Pelindo III dan Penanggulangan Polusi Minyak (Oil Pollution), kita menargetkan bisa mengcover sebanyak 30 persen dari total kapal yang bersandar yaitu sejumlah 9.000 hingga 12.000 kapal,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk kerja sama ini, pihaknya akan menginvestasikan sistem teknologi yang terintegrasi dengan Pelindo III dan dapat langsung diakses user (pemilik kapal) yang akan masuk wilayah Pelindo III, sehingga akan mempermudah pelayanan.
“Kedepan, Askrindo juga akan menawarkan kepada Pelindo III untuk pengcoveran asuransi pembangunan serta asuransi kontainer. Tentunya kami berharap sinergi ini dapat kami tingkatkan dengan Pelindo I, II dan IV,” ucapnya. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More