Jakarta – PT Askrindo menggelar kegiatan Safari Ramadhan dengan tema “Mensucikan Hati Memuliakan AKHLAK”. Kegiatan yang diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia ini antara lain paket sembako, Minyak goreng murah, pembagian takjil ke Masjid dan Mushola, serta santunan bagi anak yatim.
Direktur Utama PT Askrindo, Priyastomo mengatakan, kegiatan Safari Ramadan merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Kegiatan tersebut dilakukan di kota-kota di Indonesia seperti Batam, Medan, Kisaran, Balige, Balikpapan, Samarinda, Tarakan, Makassar, Manado dan Jakarta dan merupakan bentuk komitmen Askrindo untuk hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Masih dalam rangka HUT ke 51 PT Askrindo, kegiatan sosial seperti ini menunjukan bukti Askrindo untuk membantu sesama khususnya mereka yang membutuhkan apalagi di Bulan Suci Ramadhan. Sejumlah 1.226 anak yatim dan 5000 kaum dhuafa dengan nominal santunan sebesar Rp428,7 juta telah kami berikan di seluruh Indonesia, dan hari ini Askrindo akan memberikan santunan kepada 51 anak yatim yang berada di wilayah Sunter dan Kemayoran,” jelas Priyastomo.
Safari Ramadhan juga merupakan kegiatan yang mengusung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau TPS no. 4 yakni Pengentasan Kemiskinan. “Hal seperti ini sudah menjadi rutinitas tahunan Askrindo sebagai BUMN untuk menunjukan bakti kami kepada masyarakat sekitar dan seluruh Indonesia,” tambah Priyastomo.
Tidak hanya di bulan suci ramadhan, namun kegiatan sosial keagamaan, sosial masyarakat juga bidang pendidikan sudah banyak dilakukan oleh Askrindo. Salah satunya yakni membangun Rumah Tahfids di Bogor, dengan tujuan menciptakan generasi emas yang berAkhlak mulia, selain itu dalam bidang pemberdayaan masyarakat, Askrindo memiliki beberapa mitra binaan yakni mendorong UMKM didaerah secara langsung melalui program kemitraan.
Di sisi lain, Askrindo pun turut aktif di sejumlah bidang pendidikan khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui program Mobil Literasi dan pengembangan kompetensi Guru Paud. (*)
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More