Jakarta – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo (Persero) kembali menggelar mudik gratis di tahun 2020. Program Mudik Gratis merupakan perwujudan peran BUMN sebagai Agent of Development, dilandasi semangat kolaborasi yang bernilai sosial tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat guna merayakan Lebaran di kampung halaman.
Mudik Bareng BUMN yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini rencananya akan memberangkatkan sebanyak 275.000 pemudik seluruh Indonesia. Askrindo sendiri akan memberangkatkan pemudik sebanyak 1.400 orang yang akan dibagikan kepada masyarakat secara cuma-cuma. Direktur Kepatuhan & SDM Askrindo, Firman Berahima mengatakan, Mudik tahun ini, Askrindo akan menambah jenis moda transportasi menjadi tiga (3) moda transportasi yakni kereta, kapal laut serta bus dimana tahun lalu hanya kapal laut dan bus.
“Tahun ini, Askrindo menyiapkan moda transportasi yang berangkat dari 6 Kota di berbagai tujuan di wilayah Indonesia seperti keberangkatan dari Jakarta menuju Yogyakarta, Solo, Klaten, Wonogiri dan Surabaya. Adapun wilayah luar Jawa yakni keberangkatan dari Batam, Sampit, Sorong, Mamuju, Mataram, dimana pendaftaran mudik bareng Askrindo telah dibuka pada hari ini hingga 30 April 2020,” ujar Firman dalam keterangannya di Jakarta, yang dikutip Jumat, 13 Maret 2020.
Firman menambahkan, antusias masyarakat terhadap Mudik Bareng Askrindo cukup besar terlihat dari banyaknya masyarakat yang menanyakan info mudik gratis jauh-jauh hari sebelum pembukaan pendaftaran. Dirinya juga menginformasikan bahwa terkait dengan maraknya penyebaran virus corona, Askrindo juga akan melakukan protokol penanganan penyebaran virus Covid-19.
“Pada penyelenggaraan mudik tahun ini, prosedur yang dilakukan pada hari H adalah pengecekan suhu badan pada setiap pemudik, pemberian masker dan cairan antiseptik untuk semua peserta,” tambahnya.
Dengan adanya Mudik Bareng 2020 tahun ini, Askrindo ingin membantu memfasilitasi masyarakat yang akan mudik lebaran melalui Sinergi BUMN, serta memberikan kenyamanan dan kepastian keberangkatan yang aman bagi pemudik. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More