Categories: Keuangan

Askrindo Gandeng TékenAja, Akselerasi Penerbitan Polis Asuransi Secara Digital

Jakarta – Selama masa pandemi dan implementasi PSBB maupun PPKM di Indonesia, gaya hidup masyarakat turut berubah dengan lebih banyak mengadopsi teknologi digital. Dengan perlunya adaptasi atas perubahan tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo, anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan, Indonesia Financial Grup (IFG) berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan juga cepat bagi nasabah.

Oleh karena itu, Askrindo menerapkan konsep kolaboratif dengan strategic partnership, salah satunya dengan PT Djelas Tandatangan Bersama (TékenAja!) yang merupakan perusahaan joint venture bersama GDP Venture dalam menerapkan solusi tandatangan digital. Kolaborasi yang dilakukan ini akan digunakan untuk penerbitan polis asuransi untuk calon nasabah. 

Kerjasama Layanan Tanda Tangan Elektronik ini sejak bulan Mei 2021 dan diresmikan pada 26 Oktober 2021 oleh Liston Simanjuntak selaku Direktur Keuangan sekaligus Plt. Direktur Utama Askrindo dan Alwin Jabarti Kiemas selaku Direktur Utama TékenAja!. Alwin menuturkan, dengan hadirnya tanda tangan digital TékenAja! pada layanan asuransi Askrindo, calon nasabah diharapkan mendapatkan pengalaman asuransi yang lebih praktis dan menyenangkan.

“TékenAja! merasa bangga menjadi salah satu perusahaan digital signature yang bisa berkolaborasi dengan Askrindo guna memberikan kemudahan lebih bagi para nasabah dalam proses penerbitan polis secara online, cepat, aman dan nyaman,” ujar Alwin. 

Plt. Direktur Utama Askrindo Liston Simanjuntak oun memyambut positif atas kolaborasi ini yang dipercaya akan memperkuat layanan asuransi yang telah ada. “Layanan Tanda Tangan Elektronik ini merupakan lanjutan AskrindoConnect dalam meningkatkan layanan digital dan layanan security. Seiring dengan terus berkembangnya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang semakin melek terhadap digital, dan Askrindo terus berinovasi dan menjalin kolaborasi dengan mitra strategis,” jelas Liston.

Menurutnya, kerjasama ini juga dapat mempercepat layanan SLA ke customer, baik proses penerbitan polis & document kontrak dengan pihak external. “Kami yakin kerjasama dengan TékenAja! ini tidak hanya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para nasabah, namun juga akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Setiap proses penerbitan polis yang dilakukan nasabah melalui ekosistem digital menjadi kontribusi yang berarti bagi pertumbuhan bisnis lokal dan pergerakan roda perekonomian Indonesia,” ucapnya. 

Kerjasama ini, tambah dia, akan membantu dalam menjangkau nasabah lebih luas dan bisa mengurangi penggunaan kertas, memotong waktu pemrosesan dokumen dan akhirnya meningkatkan efisiensi serta efektifitas tanpa mengorbankan rambu-rambu yang ada pada industri asuransi. Selain itu ketentuan yang berlaku terkait mitigasi resiko karena Penerapan Tanda Tangan Digital memiliki dasar Hukum Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Pemerintah PSTE Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Askrindo terus berinovasi untuk meningkatkan penetrasi pasar dalam persaingan di industri asuransi dan memastikan proses digital onboarding dapat berjalan efisien, sehingga Askrindo dapat menjadi salah satu perusahaan asuransi di Indonesia yang bisa memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk setiap nasabah. Di lain sisi, TékenAja! selaku Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) Berinduk di Indonesia juga turut serta berinovasi dalam penyediaan tanda tangan digital di Indonesia untuk dapat membantu mempercepat dan mempermudah proses digital onboarding dengan tetap mengedepankan keamanan data serta kenyamanan pengguna. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

28 mins ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

1 hour ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

1 hour ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

1 hour ago

Dorong Ekonomi Sirkular, ALVAboard dan Rekosistem Kerja Sama Kelola Sampah Kemasan

Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More

2 hours ago

Bank BJB Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Kupon hingga 6,30 Persen

Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More

2 hours ago